Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Menggunakan Kekuasaan Untuk Menghancurkan Islam, Mayat Mustafa Kemal Ataturk Tidak Diterima Bumi
    Misleading Content

    [SALAH] Menggunakan Kekuasaan Untuk Menghancurkan Islam, Mayat Mustafa Kemal Ataturk Tidak Diterima Bumi

    Jane DoePublish date2021-03-23
    Share
    Facebook

    Berita

    ~ADA YG PAHAM DAN TAU SIAPA ITU….MUSTAFA_KEMAL_ATTATURK…

    ~ YG MATINYA TIDAK BISA DI KUBUR DALAM GALIAN LIANG LAHATNYA AKHIRNYA DI KUBUR DI ATAS TANAH…
    ~ KARNA SEMASA HIDUPNYA PUNYA KEKUASAAN TPI DI PAKAI UTK MENGHANCURKAN ISLAM…
    ~ SAYA MAH OGAH MENGHARGAI ORG YG SUDAH MENGHANCURKAN AGAMA ISLAM
    🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣..MAKA_JADI_PENGUASA_JANGANLAH_SOMBONG_DAN_SEMAUNYA_AJA_SEOLAH_HIDUPMU_ABADI..

    HASIL CEK FAKTA

    Sebuah unggahan di Facebook menampilkan gambar Presiden Jokowi yang sedang mengunjungi makam Mustafa Kemal Ataturk di Mausoleum Ataturk. Unggahan ini menyebutkan bahwa Mustafa Kemal Ataturk pada saat kematiannya, tidak diterima di liang lahat karena semasa memiliki kekuasaan, dipakai untuk menghancurkan Islam.

    Namun setelah ditelusuri, klaim mengenai kematian Kemal Ataturk yang tidak diterima di liang lahat belum terbukti dalam catatan sejarah apapun. Klaim ini masih bersifat dugaan dan spekulasi beberapa orang. Kabar lain tentang Mustafa Kemal ternyata sudah pernah beredar sejak 2016 dengan beberapa variasi lain yang berhubungan dengan kisah penyebab kematiannya.

    Melansir dari artikel Kompas.com yang berjudul “Biografi Tokoh Dunia: Mustafa Kemal Ataturk, Presiden Pertama Turki” yang dipublikasikan pada 9 November 2018, terdapat penjelasan singkat mengenai kehidupan sampai kematian Mustafa Kemal Ataturk.

    Artikel ini menjelaskan bahwa pada tahun 1937, Mustafa Kemal mengalami penurunan kesehatan. Saat sedang dalam perjalanan ke Yalova pada tahun 1938, ia menderita penyakit serius sehingga harus kembali ke Istanbul untuk menjalani perawatan. Saat itu, Mustafa Kemal dinyatakan menderita sirosis hati. Mustafa Kemal pun meninggal pada 10 November 1938 di Istana Dolmabahce dan dimakamkan di Museum Etnografi Ankara yang kemudian dipindahkan ke sebuah sarkofagus seberat 42 ton di Mausoleum Anitkabir pada 10 November 1953. Pada biografi Mustafa Kemal maupun sumber yang valid lainnya, belum ada yang dapat membuktikan klaim kisah azab Mustafa Kemal tersebut, termasuk dirinya yang tidak diterima di liang lahat.

    Jadi dapat disimpulkan bahwa Mustafa Kemal Ataturk tidal diterima di liang lahat saat kematiannya karena semasa hidup, menggunakan kekuasaannya untuk menghancurkan Islam adalah hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)

    Klaim tersebut salah. Ini merupakan hoaks berulang yang telah muncul sejak tahun 2016 lalu. Sampai hari ini, tidak ada bukti sejarah apapun yang dapat menjelaskan dan membuktikan kebenaran dari hoaks ini.

    Rujukan

    https://internasional.kompas.com/read/2018/11/09/22490511/biografi-tokoh-dunia-mustafa-kemal-ataturk-presiden-pertama-turki?page=all#page2

    Publish date : 2021-03-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.