Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Video “Vaksinasi di.mall T.Anggrek”
    False Context

    [SALAH] Video “Vaksinasi di.mall T.Anggrek”

    Jane DoePublish date2021-03-11
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun Facebook Fransisca Ruby Wijaya (fb.com/fransisca.r.wijaya.1) pada 4 Maret 2021 mengunggah sebuah video dengan narasi sebagai berikut:

    “Vaksinasi di.mall T.Anggrek. Kalau spt ini ada kerumunan yg salah siapa? Kalau i lbh baik ga jd vaksin jk antri spt ini. Yg ada plg bawa penyakit”

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo, klaim adanya video vaksinasi Covid-19 di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, yang menciptakan kerumunan pada awal Maret 2021 adalah klaim yang salah.

    Faktanya, bukan di Mall Taman Anggrek Jakarta Barat. Video itu adalah suasana vaksinasi Covid-19 bagi pedagang di Pasar Tanah Abang pada pada 23 Februari 2021.

    Dikutip dari Tempo, Tim CekFakta Tempo mendapatkan petunjuk dari spanduk yang terlihat dalam video tersebut yang bertuliskan “Vaksinasi Covid-19 Pedagang Pasar Tanah”. Lewat petunjuk ini, Tempo menelusuri pemberitaan terkait di mesin pencari Google. Hasilnya, ditemukan sejumlah media yang memuat informasi soal vaksinasi Covid-19 untuk pedagang Pasar Tanah Abang yang baru digelar pada pertengahan Februari lalu.

    Dalam artikel-artikel itu, terdapat pula foto yang diambil dari lokasi yang sama dengan yang terlihat dalam video itu. Beberapa di antaranya adalah artikel RRI pada 23 Februari yang berjudul “Kebanyakan Pendaftar, Vaksinasi Tanah Abang Dihentikan Sementara” dan artikel foto CNBC Indonesia yang berjudul “Ada Kerumunan, Vaksinasi Pedagang Tanah Abang Dihentikan”.

    Dilansir dari Bisnis.com, pada 23 Februari, polisi menghentikan kegiatan penyuntikan vaksin Covid-19 bagi pedagang di Pasar Tanah Abang. Langkah itu diambil setelah terjadinya penumpukan pedagang yang mencapai sekitar 500 orang di lokasi vaksinasi. “Saya hentikan karena pedagang yang mengantre sudah berjubel banget, sudah diimbau mereka tidak mau, akhirnya kita hentikan,” kata Kapolsek Metro Tanah Abang Komisaris Singgih Hermawan.

    Lokasi vaksinasi itu berada di Pasar Tanah Abang Blok A lantai 8. Menurut Singgih, lokasi vaksinasi ini terbilang sempit. Padahal, pedagang yang mengantre mencapai 500 orang. “Karena pedagang ini merasa vaksinnya sudah mau berakhir, makanya mereka berbondong-bondong datang,” tuturnya. Tanggal 23 Februari memang merupakan hari terakhir pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pedagang Pasar Tanah Abang.

    Setelah kejadian itu, PD Pasar Jaya dan Kementerian Kesehatan memutuskan untuk mengoperasikan kembali layanan vaksinasi Covid-19 bagi pedagang Pasar Tanah Abang pada 24 Februari. Hal itu dilakukan agar mereka dapat mengatur ulang tata ruang di lokasi vaksinasi sehingga dapat mencegah kerumunan akibat antrean seperti yang terjadi pada 23 Februari.

    Kepala Satpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat, seperti dilansir dari Kompas.com, juga telah membantah adanya kerumunan di Mall Taman Anggrek akibat pelaksanaan vaksinasi Covid-19. “Saya langsung cek ke tempat hari ini. Tidak ada itu kerumunan. Itu hoaks,” kata Tamo pada 3 Maret 2021.

    Tamo juga menyatakan telah berkoordinasi dengan pihak pengelola Mall Taman Anggrek. “Saya sudah ketemu juga sama manajemen mal. Katanya dari malam sudah ada info itu, tapi tidak benar,” ujar Tamo. Menurut dia, video yang tersebar tersebut merupakan rekaman suasana penyuntikan vaksin Covid-19 yang digelar di Pasar Tanah Abang beberapa waktu lalu.

    Kegiatan tersebut sempat dibubarkan oleh polisi karena melanggar protokol kesehatan, dengan terciptanya kerumunan di lokasi kegiatan. “Itu di Tanah Abang, tapi hari ini videonya viral seolah-olah di Mall Taman Anggrek. Saya banyak terima video itu,” ujar Tamo.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://cekfakta.tempo.co/fakta/1279/keliru-klaim-ini-video-vaksinasi-covid-19-di-taman-anggrek-yang-ciptakan-kerumunan

    https://rri.co.id/humaniora/kesehatan/980694/kebanyakan-pendaftar-vaksinasi-tanah-abang-dihentikan-sementara

    https://www.cnbcindonesia.com/news/20210223125421-7-225464/ada-kerumuman-vaksinasi-pedagang-tanah-abang-dihentikan/7

    https://jakarta.bisnis.com/read/20210223/77/1359867/polisi-hentikan-vaksinasi-covid-19-pedagang-di-tanah-abang-ada-apa

    https://www.kompas.com/tren/read/2021/03/09/162700065/-hoaks-video-diklaim-kerumunan-di-mal-taman-anggrek

    Publish date : 2021-03-11

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.