Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Satire»[SALAH] “Takbier – Bir yang Sempat Jadi Kontroversi Diproduksi Di Arab Saudi!”
    Satire

    [SALAH] “Takbier – Bir yang Sempat Jadi Kontroversi Diproduksi Di Arab Saudi!”

    Jane DoePublish date2021-03-02
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar artikel berjudul “Takbier – Bir yang Sempat Jadi Kontroversi Diproduksi Di Arab Saudi!” yang dimuat di situs beergembira[dot]com pada 7 November 2018. Artikel ini kembali dibagikan oleh pengguna Facebook, salah satunya oleh akun Madika Ardian (fb.com/ardian.madika.3) pada 2 Maret 2021 dengan narasi sebagai berikut:

    ‘Ternyata ada juga Berr seperti ini yg dimiliki Arab Saudi ya
    Entah benar atau tidak Wallahualam”

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim adanya bahwa Takbier, bir yang sempat jadi kontroversi diproduksi di Arab Saudi dan resmi menjadi minuman perayaan World Cup 2018 lalu bagi para penikmat bir di Saudi Arabia adalah klaim yang keliru.

    Faktanya, klaim ini merupakan hoaks lama yang beredar kembali. artikel tersebut mengutip artikel dari situs satire asal Jerman (noktara.de) yang dibuat oleh sekelompok orang muslim di negara tersebut. Sebagai situs satire, maka informasi di dalamnya sudah pasti bukan fakta, melainkan sindiran yang dikemas dalam sebuah artikel sindiran atau satire.

    Dilansir dari artikel berjudul “[EDUKASI] Noktara.de Adalah Portal Satire, Bukan Portal Berita”, artikel sindiran berjudul “Takbier: Saudi-Arabien produziert offizielles WM-Bier” bertanggal 13 Mei 2018 itu berisikan sindiran akan euforia Piala Dunia 2018 lalu. Di artikel sindirian itu lebih tepatnya menyasar kepada Arab Saudi yang pertandingannya melawan Rusia pada 14 Juni 2018 menjadi laga pembuka Piala Dunia 2018.

    Sementara itu, di bagian “Disclaimer”, Noktara menuliskan keterangan sebagai berikut:

    “Wenn ihr unsere Beiträge auf Noktara.de lesen solltet, müsst ihr Humor besitzen. Ihr dürft die Artikel nicht ernst nehmen. Im Volksmund nennt man diese Beiträge Satire. Auch wenn es noch so realistisch aussieht, haben wir uns einen Spaß daraus gemacht. Sowohl Texte, Bilder & Screenshots stammen aus der Feder unserer Redakteure.”

    atau yang jika diterjemahkan: “Jika Anda harus membaca artikel kami di Noktara.de, Anda harus memiliki selera humor. Anda tidak harus menganggap serius artikel tersebut. Kontribusi ini populer dengan sebutan sindiran. Tidak peduli seberapa realistis tampilannya, kami mengolok-oloknya. Teks, gambar, dan tangkapan layar dibuat oleh editor kami.”

    Selain itu, di bagian FAQ juga dijelaskan bahwa Noktara mengakui bahwa laporan mereka adalah fiktif dan berasal dari Arabian Nights.

    KESIMPULAN

    Hoaks Lama Beredar Kembali. Faktanya, artikel tersebut mengutip artikel dari situs satire asal Jerman (noktara.de) yang dibuat oleh sekelompok orang muslim di negara tersebut. Sebagai situs satire, maka informasi di dalamnya sudah pasti bukan fakta, melainkan sindiran yang dikemas dalam sebuah artikel sindiran atau satire.

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2018/11/03/edukasi-noktara-de-adalah-portal-satire-bukan-portal-berita/

    https://archive.vn/th1Tv (Arsip artikel di situs Noktara)

    https://archive.vn/D75pk (Arsip Disclaimer Noktara , Terjemahan:

    http://bit.ly/3sKWOu3)

    https://archive.vn/91nSQ (Arsip FAQ Noktara, Terjemahan:

    http://bit.ly/3qeMmta)

    Publish date : 2021-03-02

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.