Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Jakarta tanggal 12-15 Februari Lockdown
    Misleading Content

    [SALAH] Jakarta tanggal 12-15 Februari Lockdown

    Jane DoePublish date2021-02-07
    Share
    Facebook

    Berita

    “Barusan di umumkan oleh
    Presiden Jokowi…
    Mulai tgl 12 hari jum’at jam
    8.00 malam sd tgl 15 hari Senin pagi jam.5.00 Jkt
    Lockdown tidak boleh keluar
    Rumah sama sekali dan toko2 .S.M .Rest. semua tutup. Semua hrs diam dirumah, harus sedia bahan makanan buat masak di
    Rumah & jgn keluar rumah di tangkap lgs di Swap serta di denda besar sekali.
    WARNING.”

    Udah dengar blm, lihat nontonn TV blm.
    Barusan di umumkan oleh
    Jokowi presiden
    Mulai tgl 12 hari jumaat jam
    8.00 malam sp tgl 15 hari Senin pagi jam.5.00 Jkt
    Lockdown tidak boleh keluar
    Rumah sama sekali dan toko2 .S.M .Rest. semua tutup. Semua hrs diam dirumah.
    Lu harus sedia bahan makanan buat masak di
    Rumah jgn main.
    Keluar rumah di tangkap lgs
    Di Swap . Dan di denda besar sekali.
    WARNING.

    Jakarta Lockdown

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar pesan berantai yang menginformasikan bahwa tanggal 12 -15 Februari Jakarta Lockdown. Semua harus berdiam dirumah jika keluar makan akan diswab dan didenda.

    Setelah ditelusuri, pada akun Twitter resmi Divisi Humas Polri ditemukan postingan pada tanggal 5 Februari 2021 tentang informasi jakarta lockdown. Dalam postingan tersebut Divisi Humas Polri memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoax dan mengimbau agar netizen selalu menerapkan saring sebelum sharing.

    “Memang kontennya biasa saja, tapi isinya bisa bersifat menghasut membuat fitnah, dan kemudian hoaks itu akan menyasar emosi masyarakat dan kemudian menimbulkan opini negatif yang dapat mengakibatkan kegaduhan di masyarakat dan diintegrasi bangsa,” tutur Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono pada Jumat (5/2) melansir dari bisnis.com.

    Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmidzi menyampaikan terkait informasi Jakarta lockdown yang beredar itu tidak benar.
    “Sampai saat ini pemerintah belum mengeluarkan kebijakan untuk melakukan lockdown total, baik di Jakarta maupun di daerah lainnya. Kita tahu, kebijakan yang sekarang telah diterapkan adalah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jakarta dan Bali.” penjelasan Nadia melansir dari liputan6.com.

    Dengan beberapa informasi baik dari Divisi Humas Polri melalui akun Twitter dan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmidzi yang sama menegaskan pesan berantai mengenai tanggal 12-15 Februari Jakarta lockdown adalah tidak benar atau hoax maka hal tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah Oktari Jasmien (Institut Agama Islam Negeri Surakarta).

    Informasi tersebut tidak benar atau hoax. Faktanya, Divisi Humas Polri dan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmidzi menegaskan hal tersebut tidak benar.

    Rujukan

    https://twitter.com/DivHumas_Polri/status/1357679965605486594/photo/1

    https://m.bisnis.com/amp/read/20210205/16/1353018/polri-berikan-klarifikasi-terkait-lockdown-jakarta-12-15-februari

    https://m.liputan6.com/health/read/4476140/beredar-info-jakarta-lockdown-12-15-februari-2021-kemenkes-itu-tidak-benar

    Publish date : 2021-02-07

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.