Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] “TAKTIK BARU SCAMMER” Melalui Status Whatsapp
    Misleading Content

    [SALAH] “TAKTIK BARU SCAMMER” Melalui Status Whatsapp

    Jane DoePublish date2021-02-03
    Share
    Facebook

    Berita

    “(Yang lagi viral)
    Warning.. TAKTIK BARU SCAMMER,,hati2 dapet msg dari WhatsApp,tadi udah ada berita nya di TV jngan tekan link warna hijau yg ada di stts kemungkinan data atau account bank di pindahkan jadi berhati-hatilah 🙏

    #udahpencetpencetbarutausialan😭😂😂😂”
    Status dari whatsapp

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar sebuah postingan dari akun Facebook Anna Slusbr memposting sebuah video tentang status dari Whatsapp dengan narasi bahwa jika membuka status tersebut dapat menyebabkan data pribadi dan akun bank dicuri. Postingan disukai sebanyak 4 kali, dikomentari sebanyak 8 kali, dan disebarkan kembali 4 kali.

    Setelah melakukan penelusuran, klaim ini sempat muncul di Malaysia dengan melampirkan sebuah video berita dari sebuah media Malaysia untuk mendukung klaim tersebut. Berita yang disiarkan oleh media Malaysia tersebut bukanlah tentang modus baru scammer dengan menggunakan status Whatsapp melainkan tentang usaha pembajakan akun Whatsapp dengan cara memperdaya user untuk memberikan kode OTP (One-Time Password) yang merupakan salah satu cara untuk memverifikasi pemilik akun dan bentuk keamanan akun.

    Mengutip dari kompas.com, status dari Whatsapp tersebut berisikan penjelasan komitmen dari perusahaan terkait data, kontak, dan akses lokasi serta meluruskan informasi yang simpang siur tentang kebijakan privasi yang akhirnya ditunda. Berikut isi dari pesan pada status dari Whatsapp :

    “Satu hal yang tidak baru adalah komitmen kami terhadap privasi Anda. WhatsApp.com/privacy”.
    “WhatsApp tidak dapat membaca tau mendengarkan percakapan pribadi Anda karena percakapan tersebut terenkripsi secara end-to-end. WhatsApp.com/privacy”.
    “WhatsApp tidak dapat melihat lokasi yang Anda bagikan”.
    “WhatsApp tidak membagikan kontak Anda dengan Facebook”.
    Melihat dari penjelasan tersebut, klaim membuka status dari Whatsapp dapat menyebabkan data pribadi dan akun bank dicuri adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia).

    Informasi yang salah. Empat status dari Whatsapp tersebut berisikan informasi tentang keamanan data pribadi pada penggunaan aplikasi Whatsapp bukan modus baru oleh scammer.

    Rujukan

    https://technave.com/gadget/Will-you-lose-your-information-if-you-tap-on-a-WhatsApp-Status-23077.html

    https://www.kompas.com/tren/read/2021/01/30/072500765/5-fakta-munculnya-pemberitahuan-whatsapp-di-status-pengguna?page=all

    https://cekfakta.tempo.co/fakta/1222/keliru-status-dari-whatsapp-adalah-scammer-yang-bisa-curi-data-pribadi

    https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4470598/cek-fakta-hoaks-pesan-berantai-status-dari-whatsapp-bisa-curi-data-dan-akun-bank

    https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/zNA31gek-cek-fakta-status-resmi-whatsapp-curi-data-pribadi-dan-akun-bank-ini-faktanya

    Publish date : 2021-02-03

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.