Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] “Gereja Haramkan Vaksin kok MUI Halalkan Vaksin?”
    Misleading Content

    [SALAH] “Gereja Haramkan Vaksin kok MUI Halalkan Vaksin?”

    Jane DoePublish date2021-01-31
    Share
    Facebook

    Berita

    “Simak hingga tuntas agar tidak gagal faham…
    Gereja Haramkan Vaksin kok MUI Halalkan Vaksin? ☝️☝️
    Gereja saja menyerukan tolak vaksin, umat kristiani menolak vaksin…
    Sementara gerombolan ulama2 garis bengkok yg baru duduk di MUI mengatakan aman dan halal.
    Mereka tunduk dan manut saja ke rezim yg berkuasa…
    👆Waspadalah sayangi nyawa kita!!!”
    MUI vaksin

    vaksin halal
    Mui Vaksin Haram

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar sebuah postingan dari akun Facebook Elsa Said memposting sebuah video dengan narasi yang berisikan klaim bahwa Gereja mengharamkan dan menolak vaksin. Postingan tersebut disukai sebanyak 7 kali, dikomentari sebanyak 1 kali, dan disebarkan kembali 6 kali.

    Setelah melakukan penelurusan, PGI melalui website resminya mengimbau gereja-gereja untuk memberikan dukungan optimal untuk pelaksanaan vaksinasi yang merupakan upaya penanggulangan Covid-19, beberapa perwakilan yang ikut serta dalam vaksinasi bersama Presiden Joko Widodo pada 13 Januari 2021 seperti Ronal Tapilatu sebagai perwakilan dari PGI dan Agustinus Heri sebagai perwakilan dari KWI. Agustinus juga mengatakan untuk tidak ragu dan takut terhadap vaksin Covid-19 serta menyatakan menerima vaksin Covid-19 sama dengan membela negara.

    Melihat dari penjelasan tersebut, klaim Gereja mengharamkan dan menolak vaksin adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia).

    Informasi yang salah. Pihak dari PGI maupun KWI memberikan dukungan dan perwakilannya turut mengikuti vaksinasi pertama bersama Presiden Jokowi pada 13 Januari 2021.

    Rujukan

    https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/ob33zE0b-gereja-haramkan-vaksin-ini-faktanya

    https://pgi.or.id/imbauan-pastoral-pgi-terkait-vaksinasi/

    https://nasional.kompas.com/read/2021/01/14/10455741/kwi-menerima-vaksin-covid-19-sama-dengan-membela-negara

    https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/yKXD1eXK-video-alfian-tanjung-sebut-pendeta-dan-gereja-larang-vaksinasi-ini-faktanya

    https://nasional.tempo.co/read/1422749/ini-daftar-tokoh-yang-disuntik-vaksin-covid-19-perdana-bareng-jokowi

    Publish date : 2021-01-31

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.