Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Manipulated Content»[SALAH] “pdip menolak dng tegas hukuman mati bagi koruptor, dengan alasan semua koruptor adalah teman sehidup semati mereka…”
    Manipulated Content

    [SALAH] “pdip menolak dng tegas hukuman mati bagi koruptor, dengan alasan semua koruptor adalah teman sehidup semati mereka…”

    Jane DoePublish date2021-01-11
    Share
    Facebook

    Berita

    “🤕🤕🤕🤕🤕

    waduh no coment…

    hehehehee…..

    kenyataan kan bossss…”

    Narasi dalam gambar:

    “pdip menolak dng tegas hukuman mati bagi koruptor, dengan alasan semua koruptor adalah teman sehidup semati mereka…”

    HASIL CEK FAKTA

    Akun Facebook Matt Hamvo mengunggah gambar berupa hasil tangkapan layar yang memperlihatkan Sekretaris Jendral DPP PDIP Hasto Kristiyanto dalam cover artikel CNN Indonesia dan pada gambar tersebut terdapat narasi yang mengklaim alasan Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) menolak secara tegas hukuman mati bagi koruptor karena semua koruptor adalah teman sehidup semati mereka.

    Berdasarkan hasil penelusuran, ditemukan artikel CNN Indonesia dengan gambar cover serupa yang berjudul “PDIP Tolak Hukuman Mati Koruptor: Kita Harus Rawat Kehidupan” yang diunggah pada Kamis, 12/12/2019.

    Dalam artikel tersebut, PDIP tak setuju dengan wacana hukuman mati karena tidak sejalan dengan semangat kemanusiaan. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan semua pihak tidak boleh menjadi penentu kehidupan seseorang.

    Hasto mengaku sepakat esensi dari korupsi adalah membunuh kemanusiaan. Namun, hukuman terberat bagi tindak pidana korupsi bukan dengan cara membunuhnya.

    “Untuk hal yang menyangkut dengan kehidupan seorang manusia tersebut, kita harus hati-hati karena kita bukan pemegang kehidupan atas orang per orang. Kita harus merawat kehidupan itu,” ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (11/12).

    Hasto menganggap koruptor tetap harus dihukum berdasarkan dengan tingkat korupsinya. Selain dimiskinkan dan penjara seumur hidup, masih banyak cara untuk mencegah seseorang melakukan korupsi. Seperti pencabutan hak politik koruptor atau cara lain untuk menciptakan efek jera.

    Dengan demikian, klaim alasan PDIP menolak hukuman mati bagi koruptor karena koruptor teman sehidup semati mereka adalah tidak benar dan termasuk dalam kategori konten yang di manipulasi.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Konaah (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta).

    Klaim yang salah. PDIP tidak setuju dengan wacana hukuman mati karena tidak sejalan dengan semangat kemanusiaan. Diketahui pula bahwa CNN Indonesia tidak pernah menerbitkan artikel dengan judul atau isi pemberitaan seperti halnya klaim.

    Rujukan

    https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191211190840-32-456156/pdip-tolak-hukuman-mati-koruptor-kita-harus-rawat-kehidupan

    https://news.detik.com/berita/d-4819092/pdip-lebih-setuju-miskinkan-koruptor-dibanding-hukuman-mati

    Publish date : 2021-01-11

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.