Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Video “vaksin AstraZeneca menggunakan MRC-5”
    Misleading Content

    [SALAH] Video “vaksin AstraZeneca menggunakan MRC-5”

    Jane DoePublish date2021-01-11
    Share
    Facebook

    Berita

    video yang menyebutkan penggunaan MRC-5 di vaksin COVID-19 AstraZeneca

    HASIL CEK FAKTA

    SUMBER membagikan video yang menyebutkan penggunaan MRC-5 di vaksin COVID-19 AstraZeneca, FAKTANYA: sel yang digunakan adalah sel TREX 293.

    AP: “AstraZeneca tidak menggunakan sel MRC-5, tetapi menggunakan jalur sel produsen yang berbeda untuk mengembangkannya: sel TREX 293 Ginjal Embrio Manusia. Menurut tim pengembangan Universitas Oxford, 293 sel Ginjal Embrio Manusia asli diambil dari ginjal janin yang diaborsi pada tahun 1973, tetapi sel yang digunakan sekarang adalah klon dari sel asli dan bukan jaringan janin asli.”

    KOMPAS.com: “Dari penelusuran tim Cek Fakta Kompas.com, klaim vaksin virus Covid-19 AstraZeneca mengandung jaringan janin manusia yang diaborsi tidak tepat.

    Vaksin tersebut mengandung kloning sel TREX 293 Ginjal Embrio Manusia, bukan jaringan janin asli.”

    KESIMPULAN

    Vaksin AstraZeneca TIDAK menggunakan sel MRC-5. Sel yang digunakan adalah sel TREX 293 yang menggunakan klon dari sel asli, BUKAN jaringan janin asli.

    Rujukan

    https://http firstdraftnews.org: “Berita palsu. Ini rumit.”

    http://bit.ly/2MxVN7S (Google Translate),

    http://bit.ly/2rhTadC. apnews.com: “Jaringan paru-paru dari janin yang diaborsi tidak digunakan dalam pengembangan vaksin AstraZeneca”

    http://bit.ly/2LbqwIx (Google Translate) /

    https://archive.md/nD4nB (arsip cadangan). kompas.com: “[KLARIFIKASI] Vaksin Covid-19 AstraZeneca Disebut Gunakan Jaringan Janin Aborsi”

    http://bit.ly/3s7BPSF /

    https://archive.md/xiY46 (arsip cadangan).

    Publish date : 2021-01-11

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.