Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Vaksin yang disimpan -80 Derajat Bukanlah Vaksin Melainkan Agen Transfeksi yang Dapat Memanipulasi Genetika Manusia
    Misleading Content

    [SALAH] Vaksin yang disimpan -80 Derajat Bukanlah Vaksin Melainkan Agen Transfeksi yang Dapat Memanipulasi Genetika Manusia

    Jane DoePublish date2020-12-18
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar sebuah postingan dari akun Facebook Hakim Waluyo berupa narasi dengan klaim bahwa semua vaksin yang disimpan pada -80 derajat Celcius bukanlah vaksin melainkan agen transfeksi yang dapat memanipulasi materi genetik. Postingan ini disukai sebanyak 3,1 ribu kali, dikomentari 301 kali, dan disebarkan kembali 145 kali.

    HASIL CEK FAKTA

    Setelah ditelusuri, vaksin COVID-19 seperti Pfizer harus disimpan pada suhu -70 derajat Celcius sedangkan vaksin Moderna disimpan pada suhu -20 derajat Celcius tetapi dapat bertahan selama sebulan jika disimpan pada suhu kulkas. Berdasarkan laporan dari American Academy of Pediatrics ada banyak vaksin yang bisa disimpan pada keadaan nyaris membeku seperti vaksin jenis Gardasil yang diberikan peringatan tidak boleh dalam dibekukan dan disimpan pada suhu diantara 2-8 derajat Celcius. Beberapa vaksin memang memerlukan suhu yang lebih dingin khusunya vaksin yang berbasis mRNA (Messenger RNA).

    Vaksin berbasis mRNA ini tidak bekerja dengan memanipulasi genetika manusia melainkan memberikan mRNA yang berisikan intruksi pada sel imunitas untuk membuat protein yang ditampilkan pada permukaan sel agar dapat diketahui oleh sistem imun sehingga sistem imun akan mulai membuat antibodi. mRNA tidak akan memasuki nukleus sel yang menyimpan DNA atau materi genetik.

    Melihat dari penjelasan tersebut, vaksin yang disimpan pada -80 derajat Celcius bukanlah vaksin melainkan agen transfeksi yang dapat memanipulasi materi genetik adalah tidak benar sehingga termasuk dalam kategori Konten yang menyesatkan/Misleading Content

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://checkyourfact.com/2020/12/08/fact-check-vaccines-negative-80-degrees-transfection-agents-infect-cells/

    https://www.kompas.com/tren/read/2020/12/03/182800565/-hoaks-vaksin-covid-19-disimpan-pada-suhu-dingin-bisa-sebabkan-manipulasi

    https://www.merdeka.com/cek-fakta/cek-fakta-hoaks-vaksin-yang-disimpan-dalam-suhu-80-derajat-bisa-memanipulasi-gen.html

    https://www.aap.org/en-us/advocacy-and-policy/aap-health-initiatives/immunizations/Practice-Management/Pages/vaccine-storage-chart.aspx

    https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/vaccines/different-vaccines/mrna.html

    Publish date : 2020-12-18

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.