Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Fabricated Content»[CEK FAKTA] KPK dikabarkan lakukan OTT terkait Pilkada Surabaya
    Fabricated Content

    [CEK FAKTA] KPK dikabarkan lakukan OTT terkait Pilkada Surabaya

    Jane DoePublish date2020-12-09
    Share
    Facebook

    Berita

    Kabar mengenai adanya operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait Pilkada Surabaya pada Selasa malam (08/12/2020) beredar di media sosial WhatsApp.

    Pesan tersebut menyebut ” KPU SBY ada OTT”.

    Beberapa saat setelah pesan berantai tersebut viral, kabar lain menyebutkan bahwa yang terjaring OTT adalah dr D, seorang dokter gigi yang dikenal tajir karena menjadi rekanan pengadaan alat kesehatan (alkes).

    dr D saat ini merupakan pendukung salah satu pasangan calon wali kota dan calon wakil wali kota Surabaya.

    HASIL CEK FAKTA

    Saat kabar tersebut viral, lensaindonesia.com melakukan kroscek ke sejumlah pihak termasuk kepada dr D untuk memastikan kebenaran kabar tersebut.

    Hasilnya, dr membantah dirinya ditangkap KPK. Kata dia, kabar yang sedang viral tersebut merupakan fitnah yang ada hubungannya dengan Pilkada Surabaya 2020.

    “Ada pihak-pihak yang ingin menggunakan segala cara dengan menyebar berita hoaks. Saya meyakini ini terkait Pilwali Surabaya. Saya difitnah ditangkap OTT KPK,” terangnya saat di konfirmasi, Selasa (08/12/2020).

    Ia mengaku, jika mendapat banyak telepon dari rekan-rekan media untuk keperluan konfirmasi isu tersebut.

    “Banyak yang menelpon saya. Pertama kali tau ya dari teman-teman menanyakan apakah saya baik-baik saja. Lha saya sedang makan malam bersama keluarga,” paparnya.

    Ia juga menyayangkan, Pilkada Surabaya yang seharusnya dapat berjalan aman dan damai malah dikotori dengan isu-isu hoaks.

    Ia juga mengimbau kepada masyarakat Kota Surabaya, agar jeli dan tak mudah percaya dengan informasi yang disebar oleh pihak yang sengaja memperkeruh suasana Pilkada 2020.

    “Jangan goyah dan jangan percaya hoaks agar Surabaya mendapatkan Wali Kota terbaik yang dapat memajukan kota,” pungkasnya.

    KESIMPULAN

    Bahwa kabar di media sosial WhatsApp terkait adanya OTT KPK terkait Pilkada Surabaya pada Selasa malam (08/12/2020) tersebut tidak benar alias hoaks

    Rujukan

    https://www.timesindonesia.co.id/read/news/314766/cek-fakta-penyokong-dana-kampanye-paslon-pilwali-surabaya-tertangkap-kpk

    https://www.lensaindonesia.com/2020/12/09/cek-fakta-kpk-dikabarkan-lakukan-ott-terkait-pilkada-surabaya.html

    Publish date : 2020-12-09

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.