Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Menepuk Lengan Sebagai Pertolongan Darurat Serangan Jantung
    Misleading Content

    [SALAH] Menepuk Lengan Sebagai Pertolongan Darurat Serangan Jantung

    Jane DoePublish date2020-12-08
    Share
    Facebook

    Berita

    “Tiba-tiba mengalami serangan jantung di teater Singapura. Dokter dan asisten di Singapura menepuk lengan pasien, dan dia sembuh dalam 02 menit.
    Video ini memberikan nasihat darurat untuk pasien jantung. Perhatikan dan cara mengatasi serangan jantung yang biasanya terjadi secara tiba-tiba! Banyak orang sangat tidak berdaya dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit!
    tolong ingat:

    Dengan mengetuk bagian dalam siku lengan kiri di video, ada 03 titik tekanan yang berhubungan dengan jantung dan paru-paru di sekitar lengan kiri.
    Dengan menepuk kedua lengan, peredaran darah akan dipercepat, dan Anda akan merasa hangat tanpa berkeringat.
    Perlu Anda ketahui bahwa penyakit jantung terhambat oleh peredaran darah. Dengan mengetuk dan menepuk lengan, Anda dapat menaikkan suhu, menghindari penggumpalan, dan memperlancar peredaran darah, kemudian segera ke rumah sakit.
    Ada baiknya menepuk bagian ini (bagian dalam siku kiri) setiap hari, karena dapat mencegah segala penyakit jantung dan mengurangi terjadinya serangan jantung!
    Jika Anda merasa informasi ini berguna, silakan bagikan dengan teman dan keluarga, karena Anda dapat hidup! 👆”
    Serangan jantung tepuk lengan
    Tepuk lengan saat serangan jantung

    HASIL CEK FAKTA

    Akun Facebook Pras T membagikan video disertai narasi pada grup JUAL BELI RAKET BADMINTON AREA SEMARANG RAYA yang menjelaskan pertolongan darurat untuk mengatasi serangan jantung dengan menepuk lengan pasien. Unggahan tersebut mendapatkan respon sebanyak 8 reaksi, 8 komentar, dan telah dibagikan sebanyak 5 kali.

    Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut adalah hoaks yang pernah beredar pada tahun 2019. Untuk meluruskan informasi tersebut, Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) memberikan pernyataan resmi pada 24 Juni 2019 sebagai berikut.

    Tidak benar menepuk siku dan lengan dapat mencegah dan mengatasi serangan jantung.
    Serangan jantung adalah suatu kegawatdaruratan yang disebabkan oleh sumbatan pembuluh darah secara mendadak ke jantung. Keluhan yang dirasakan di antaranya adalah nyeri dada kiri, mual, keringat dingin, kadang disertai sesak mendadak, bahkan pingsan.
    Apabila menemui seseorang dengan tanda2 diatas (no.2), segera bawa orang tersebut ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan lebih lanjut, karena semakin cepat serangan jantung diatasi, semakin baik angka keberhasilan.
    Apabila menemui seseorang yang tiba-tiba tidak sadar, segera cek respon, dan panggil bantuan. Apabila tidak respon, segera lakukan pijat jantung dengan kedua tangan saling bertumpu di tengah-tengah dada orang tersebut sampai dengan bantuan paramedis datang.
    Sebagai tambahan, informasi yang sama juga pernah dibahas dalam artikel Turn Back Hoax berjudul “[SALAH] TEPUK LENGAN UNTUK PERTOLONGAN PERTAMA PADA SERANGAN JANTUNG” yang terbit pada 8 Juli 2020.

    Dengan demikian, unggahan yang dibagikan akun Facebook Pras T dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan karena Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) menyatakan menepuk siku dan lengan dapat mencegah dan mengatasi serangan jantung.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia)

    Informasi yang palsu. Faktanya, informasi tersebut merupakan hoaks lama yang kembali beredar dan telah dikonfirmasi oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) pada tahun 2019.

    Rujukan

    http://www.inaheart.org/education_for_patient/2019/6/25/pengumuman_resmi_perki?fbclid=IwAR2KN5hEbzpdE4FUxZQjhSR13c1LF7TdVZRymKESni4k-WKaK8ldpfryHpk

    Publish date : 2020-12-08

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.