Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Fabricated Content»[SALAH] Barack Obama Ditangkap Karena Jadi Mata-Mata China
    Fabricated Content

    [SALAH] Barack Obama Ditangkap Karena Jadi Mata-Mata China

    Jane DoePublish date2020-12-04
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita

    Awal Desember 2020, ada sebuah klaim yang menyebut mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama ditangkap pihak kepolisian dengan tuduhan sebagai mata-mata untuk pemerintah China.

    Cek Fakta Liputan6.com menemukan tiga akun Facebook yang mengklaim Obama ditangkap dengan tuduhan mata-mata pemerintah China. Tiga akun tersebut adalah Ron Addis, Eric Cornick, dan Elizabeth Tara Needham.

    Begini narasinya:

    "Meskipun itu terjadi beberapa waktu lalu, informasi ini akhirnya bocor. Mantan Presiden Barack Obama ditangkap karena spionase."

    Satu dari tiga akun tersebut juga mengunggah sebuah artikel yang isinya Barack Obama ditangkap karena menjadi spionase untuk pemerintah China. Artikel itu berada di situs Living Faith.

    HASIL CEK FAKTA

    Untuk membuktikan klaim tersebut, Cek Fakta Liputan6.com menelusurinya menggunakan mesin pencari, Google, dengan kata kunci: "Barack Obama arrested". Namun tidak ditemukan media kredibel yang memberitakan klaim tersebut.

    Cek Fakta Liputan6.com kemudian menemukan artikel yang identik dengan pemberitaan di situs Living Faith. Dalam rilis yang dikeluarkan di situs The United States Department of Justice pada 17 Agustus 2020, orang yang ditangkap karena menjadi spionase pemerintah China adalah Alexander Yuk Ching Ma, yang merupakan mantan perwira CIA di Hawaii.

    Selain itu, hasil penelusuran juga mengarahkan ke situs AFP Fact Check dengan judul artikel: "No, Obama was not arrested for espionage". Artikel ini dipublikasikan pada 2 Desember 2020.

    Disebutkan dalam artikel AFP Fact Check, beberapa situs tidak kredibel menjiplak dan mengganti nama dalam rilis yang dikeluarkan The United States Department of Justice. Nama pelaku yang ditangkap sebenarnya adalah Alexander Yuk Ching Ma, 67 tahun, dan diganti Barack Obama.

    Menurut AFP Fact Check, situs pertama yang memberitakan klaim ini adalah Conservative Beaver. AFP Fact Check juga meminta konfirmasi dari klaim artikel tersebut, tapi tidak mendapat tanggapan.

    KESIMPULAN

    Klaim yang menyebut Barack Obama ditangkap karena spionase pemerintah China adalah hoaks. Faktanya, orang yang ditangkap adalah mantan perwira CIA pada Agustus 2020 di Hawaii.

    Rujukan

    https://factcheck.afp.com/no-obama-was-not-arrested-espionage

    https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4425290/cek-fakta-benarkah-barack-obama-ditangkap-karena-jadi-mata-mata-china-simak-penelusurannya

    Publish date : 2020-12-04

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.