Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] “Korea Selatan Kelabakan Lihat Warganya Meninggal Satu Persatu Usai Disuntik Vaksin”
    Misleading Content

    [SALAH] “Korea Selatan Kelabakan Lihat Warganya Meninggal Satu Persatu Usai Disuntik Vaksin”

    Jane DoePublish date2020-11-28
    Share
    Facebook

    Berita

    “TERBUKTI …!!! WASPADA …!!! Korea Selatan Kelabakan Lihat Warganya Meninggal Satu Persatu Usai Disuntik Vaksin http://www.repelita.com/korea-selatan-kelabakan-lihat-warganya-meninggal-satu-persatu-usai-disuntik-vaksin/ lewat @Repelita
    Ter Bukti Vaksin China Membunuh….
    KAMI MENGHIMBAU KEPADA SELURUH JAJARAN PENGURUS MUI DAN SELURUH JAJARAN PENGURUS ORMAS KEAGAMAAN TANPA KECUALI DAN SELURUH JAJARAN PENGURUS ORMAS PEMUDA TANPA KECUALI MULAI DARI TINGKAT PUSAT SAMPAI DAERAH SELURUH INDONESIA.
    DEMI UNTUK MENYELAMATKAN NYAWA SELURUH RAKYAT INDONESIA KARENA PEMERINTAH SEBENTAR LAGI AKAN MEMERINTAHKAN SELURUH RAKYAT INDONESIA HARUS MENGIKUTI SUNTIKAN MASAL VAKSIN COVID -19.
    OLEH KARENA ITU TOLONG FIRALKAN VIDEO PENJELASAN TENTANG DAMPAK BAHAYANYA SETELAH ORANG DISUNTIK DENGAN VAKSIN COVID-19, JUSTRU AKAN MENGAKIBATKAN SEMAKIN MENGGANASNYA VIRUS COVID-19 YANG UJUNGNYA AKAN BISA MENGAKIBATKAN KEMATIAN KEPADA ORANG YANG TELAH DISUNTIK VAKSIN”

    Terbukti Vaksin Cina Membunuh
    Vaksin kematian
    Vaksin Bahaya
    Kematian karna vaksin

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar pesan Whatsapp bahwa warga Korea Selatan meninggal satu persatu usai disuntik vaksin Covid-19. Yang mana dalam klaim tersebut dijelaskan bahwa vaksin Covid-19 bisa membunuh dan berbahaya.

    Setelah dilakukan penelusuran, terkait dengan informasi yang beredar di Whatsapp tersebut diketahui otoritas kesehatan Korea Selatan menegaskan kematian tersebut tidak berhubungan langsung dengan suntikan vaksin Covid-19. Pemerintah Korea Selatan juga mengungkapkan angka kematian setelah menerima vaksin flu tahun lalu adalah 1.500 orang, lebih banyak daripada tahun ini yang sejumlah 83 orang.

    Melansir dari kompas.com sembilan orang Korea Selatan meninggal dunia per Rabu 21 Oktober 2020 setelah menerima vaksin flu. Mengutip kantor berita lokal Yonhap News Agency, badan kesehatan Korea Selatan melaporkan hingga Sabtu 31 Oktober 2020 sebanyak 83 orang meninggal dunia, mayoritas orang tua, setelah menerima vaksin flu. Kematian itu telah memicu kecemasan publik atas keamanan vaksin flu.

    Selain itu, Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in memberikan penjelasan,
    “Sudah dikonfirmasi tidak ada hubungan antara kematian dan vaksinasi setelah dilakukan autopsi dan laporan dari para ahli”.

    Berdasarkan pada seluruh referensi yang ada klaim “Korea Selatan kelabakan lihat warganya meninggal satu persatu usai disuntik vaksin” itu termasuk hoaks dengan kategori konten menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Erviana Hasan (Universitas Halu Oleo)

    Faktanya, kematian tersebut tidak berhubungan langsung dengan suntikan vaksin Covid-19 dan angka kematian tahun lalu lebih besar dari tahun ini.

    Rujukan

    https://www.kompas.com/tren/read/2020/10/31/193000165/-klarifikasi-warga-korea-selatan-meninggal-disebut-karena-vaksin-covid-19

    https://m.medcom.id/telusur/cek-fakta/GbmqAo4b-cek-fakta-48-orang-dilaporkan-tewas-di-korea-selatan-usai-disuntik-vaksin-covid-19-cek-faktanya

    https://m.liputan6.com/cek-fakta/read/4395870/cek-fakta-tidak-benar-48-orang-tewas-di-korea-selatan-usai-disuntik-vaksin-covid-19

    Publish date : 2020-11-28

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.