Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Corona Adalah Kedok dari Penyakit Radiasi
    Misleading Content

    [SALAH] Corona Adalah Kedok dari Penyakit Radiasi

    Jane DoePublish date2020-11-23
    Share
    Facebook

    Berita

    Covid is smoke screen for radiation sickness

    Artinya: Covid adalah tabir asap untuk penyakit radiasi

    HASIL CEK FAKTA

    Sebuah akun Facebook bernama Katie Mui mengunggah video berdurasi 7 menit 53 detik yang memperlihatkan seorang wanita di jalan yang sedang berbicara mengenai Corona yang merupakan sebuah kedok dari penyakit radiasi.

    Setelah ditelusuri, pernyataan yang dilontarkan wanita tersebut dikatakan ahli menunjukkan penyakit yang dinamakan pneumonitis radiasi. Gejala penyakit radiasi pneumonitis dan COVID-19 memang serupa, tetapi keduanya sama sekali berbeda.

    Pneumonitis radiasi adalah suatu bentuk peradangan paru-paru yang dapat muncul dengan sendirinya dalam beberapa minggu dan bulan setelah seseorang menjalani pengobatan radiasi untuk kanker. Gejala berupa sesak napas, batuk dan demam – mirip dengan COVID-19 penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2.

    Ahli Onkologi Radiasi Narek Shaverdian dan Annemarie Fernandes Shepherd, dari Memorial Sloan Kettering Cancer Center berkata, “Mereka disebabkan oleh etiologi yang sangat berbeda,” Shepherd mengatakan kepada Reuters, dengan Shaveridan menambahkan bahwa pneumonitis radiasi “tidak ada hubungannya dengan virus”.

    Sehingga, klaim mengenai Covid yang merupakan kedok dari penyakit radiasi merupakan hoaks dengan kategori konten yang menyesatkan.

    KESIMPULAN

    Hasil periksa fakta Aisyah Adilah (Anggota Komisariat MAFINDO Institut Ilmu Sosial Ilmu Politik Jakarta)

    Komisi Internasional untuk Perlindungan Radiasi Non-Ionisasi menegaskan bahwa klaim virus corona tidak ada dan merupakan cara untuk menutupi penyakit dari radiasi adalah menyesatkan.

    Rujukan

    https://www.reuters.com/article/uk-factcheck-radiation/fact-check-covid-19-is-not-a-smoke-screen-for-radiation-poisoning-idUSKBN27Y2Y8

    https://kumparan.com/kumparannews/hoaxbuster-soal-covid-19-sebagai-kedok-untuk-tutupi-penyakit-radiasi-1ucO4OsjIyL/full

    Publish date : 2020-11-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.