Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] “Ini Isi Pesan Buat Macros dari Misionaris Prancis yang Muallaf Setelah Ditawan ‘Teroris’ Mali”
    Misleading Content

    [SALAH] “Ini Isi Pesan Buat Macros dari Misionaris Prancis yang Muallaf Setelah Ditawan ‘Teroris’ Mali”

    Jane DoePublish date2020-11-13
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun Media Rakyat Indonesia (fb.com/MediaRakyat2017) membagikan artikel berjudul “Ini Isi Pesan Buat Macros dari Misionaris Prancis yang Muallaf Setelah Ditawan ‘Teroris’ Mali” yang dimuat di situs warta-berita[dot]com pada 31 Oktober 2020.

    Dalam artikel ini, terdapat klaim yang menyatakan bahwa Sophie Petronin yang telah masuk Islam dan menyebut dirinya sebagai Mariam, mengirim pesan tentang Islam kepada Presiden Emmanuel Macron.

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Tempo, klaim bahwa Misionaris Prancis yang mualaf mengirim pesan tentang Islam ke Presiden Emmanuel Macron adalah klaim yang salah.

    Faktanya, Sophie Petronin bukan Misionaris dan tidak pernah mengirimkan pesan kepada Presiden Emmanuel Macron. Hal ini telah dikonfirmasi oleh putra Petronin, Sebastien Chadaud-Petronin.

    Dilansir dari Tempo.co, untuk memverifikasi unggahan tersebut, Tim CekFakta Tempo membandingkan narasi dari unggahan itu dengan informasi dari berbagai pemberitaan media. Menurut laporan BBC dan France24, Sophie Petronin memang disandera di Mali oleh pemberontak Tuareg yang didukung oleh kelompok Islam pada Desember 2016. Ia dibebaskan pada 8 Oktober 2020, bersama mantan pemimpin oposisi Mali Soumaila Cisse dan dua warga Italia, setelah pemerintah Mali melepaskan lebih dari 100 tawanan jihadis.

    Namun, Petronin bukan seorang misionaris. Ia adalah pekerja sosial yang fokus dalam membantu anak yatim dan anak kekurangan gizi. Dia menjalankan program dari Asosiasi Amal Swiss untuk Gao sejak 2004. Dia juga merupakan seorang ahli penyakit cacing Guinea yang ditemukan menyebar melalui air yang terkontaminasi di Mali Utara.

    Berdasarkan laporan kantor berita Turki Anadolu Agency dan media Cristianity Today, Sophie Petronin memang telah masuk Islam dan menyebut dirinya sebagai Mariam. Hal itu dinyatakan oleh Petronin setelah ia dibebaskan, seperti dikutip dari surat kabar harian Prancis Le Point.

    “My greatest joy today is knowing that my assistant was able to continue working without me. For Mali, I will pray, implore Allah’s blessings and mercy, because I am a Muslim. You say Sophie, but you have Mariam in front of you,” katanya.

    Meskipun Petronin mualaf, perempuan berusia 75 tahun tersebut tidak pernah mengirimkan pesan kepada Presiden Emmanuel Macron. Hal ini disampaikan oleh Sebastien Chadaud-Petronin, putra Sophie Petronin, kepada organisasi pemeriksa fakta Prancis CheckNews. “Tidak ada surat yang ditujukan kepada Tuan Macron dari Sophie Petronin,” ujarnya.

    CheckNews mendokumentasikan bahwa surat yang diklaim dikirim oleh Sophie itu mulanya beredar dalam bahasa Arab di Facebook pada 19 Oktober 2020. Kemudian, surat itu beredar semakin luas setelah dikutip oleh sejumlah situs dan media Arab. Pada 23 Oktober, surat tersebut pun dibagikan oleh media Mesir Al Hiwar. Surat ini juga ditemukan dalam versi online surat kabar Aljazair, El-Khabar, pada 26 Oktober. Akhirnya, surat palsu itu beredar dalam bahasa Prancis.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://cekfakta.tempo.co/fakta/1104/relawan-prancis-yang-mualaf-sophie-petronin-tak-pernah-kirim-pesan-tentang-islam-ke-macron

    https://www.bbc.com/news/world-europe-54472504

    https://www.france24.com/en/20201008-french-hostage-sophie-pétronin-released-after-being-held-in-mali-since-2016

    https://www.aa.com.tr/en/africa/freed-french-humanitarian-reveals-she-is-muslim/2001631

    https://www.christianitytoday.com/news/2020/october/swiss-missionary-hostage-killed-mali-islamist-extremist.html

    https://www.liberation.fr/checknews/2020/10/28/non-sophie-petronin-n-a-pas-ecrit-de-lettre-evoquant-sa-conversion-a-l-islam-a-emmanuel-macron_1803741

    Publish date : 2020-11-13

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.