Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Video “Pemuda membakar mobil yg dimilikinya krn mobil trsbt Made In Perancis”
    Misleading Content

    [SALAH] Video “Pemuda membakar mobil yg dimilikinya krn mobil trsbt Made In Perancis”

    Jane DoePublish date2020-11-02
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun Twitter @SuwitoRobby (twitter.com/SuwitoRobby) mengunggah sebuah video dengan narasi sebagai berikut :

    “Pemuda membakar mobil yg dimilikinya krn mobil trsbt Made In Perancis”

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran anggota grup Forum Anti Fitnah, Hasut dan Hoax (FAFHH), klaim adanya pemuda yang membakar mobil miliknya karena mobil tersebut ‘Made in Perancis’ adalah klaim yang keliru.

    Faktanya, bukan karena “Made In Perancis”. Mobil yang dibakar di video itu adalah Mercedes AMG GT 63 S buatan Jerman. Selain itu, mobil tersebut dibakar pemiliknya sebagai bentuk protes karena merasa kesal dengan kebutuhan perbaikan yang terus-menerus dan keengganan pabrikan untuk menerima tanggung jawab yang artinya tidak ada kaitannya dengan Prancis.

    Video dengan durasi yang lebih panjang, diunggah di kanal Youtube ЛИТВИН (LITVIN) pada 24 Oktober 2020 dengan judul “ГОРИ ГОРИ ЯСНО !” atau yang jika diterjemahkan adalah “BAKAR HAPUS!”

    Vlogger asal Rusia bernama Misha atau dikenal dengan Mikhail Litvin ini gemas karena mobil senilai 13 juta rubel Rusia (Rp 2 miliar) yang dibelinya itu sering rusak. Padahal, vlogger muda tersebut baru saja membeli sedan mewah itu pada Desember 2019 dan baru mengendarainya sejauh 15.000 kilometer. Namun, Ia mengklaim mobil tersebut telah keluar masuk bengkel selama 10 bulan terakhir sebagaimana dilansir dari Oddity Central (27/10/2020).

    Merasa jengkel dengan kebutuhan perbaikan yang terus-menerus dan keengganan pabrikan untuk menerima tanggung jawab, Litvin memutuskan untuk membakar mobilnya. Menurutnya, itu adalah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah yang menempel pada sedannya tersebut. Menurut laporan media lokal, mobil Litvin telah keluar-masuk bengkel sebanyak empat kali sejak dia membelinya. Dan setiap kali mobil tersebut masuk bengkel, Mercedes dilaporkan enggan menanggung biaya perbaikan Mercedes-AMG GT 63 S milik Litvin.

    Mercedes-AMG GmbH, umumnya dikenal sebagai AMG, adalah anak perusahaan berkinerja tinggi dari Mercedes-Benz AG. AMG secara mandiri mempekerjakan insinyur dan kontrak dengan produsen untuk menyesuaikan kendaraan Mercedes-Benz AMG. Perusahaan berkantor pusat di Affalterbach, Baden-Württemberg, Jerman.

    KESIMPULAN

    BUKAN karena “Made In Perancis”. Mobil yang dibakar di video itu adalah Mercedes AMG GT 63 S buatan Jerman. Selain itu, mobil tersebut dibakar pemiliknya sebagai bentuk protes karena merasa kesal dengan kebutuhan perbaikan yang terus-menerus dan keengganan pabrikan untuk menerima tanggung jawab yang artinya tidak ada kaitannya dengan Prancis.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1333595976972934/

    https://www.youtube.com/watch?v=TVCWKa1mbkE

    https://otomotifnet.gridoto.com/read/232406791/mercedes-benz-amg-gt-63s-bikin-muak-pemilik-bolak-balik-bengkel-pilih-dibakar

    https://www.mercedes-amg.com/de/fahrzeuge/gt/4-door-coupe/gt63s.html

    https://en.wikipedia.org/wiki/Mercedes-AMG

    https://www.google.com/maps/search/affalterbach+amg+headquarter/@48.9197577,9.3261482,14z

    Publish date : 2020-11-02

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.