Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Seorang Pria di Syria Dihukum Mati karena Beragama Kristen
    False Context

    [SALAH] Seorang Pria di Syria Dihukum Mati karena Beragama Kristen

    Jane DoePublish date2020-10-22
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun FB Chauhan Sahab, yang diunggah pada 18 Oktober 2020, dengan mengunggah foto seorang lelaki yang hendak dihukum mati dengan digantung, menyebarluaskan informasi bahwa lelaki tersebut dihukum mati di Syria karena beragama Kristen. Unggahan tersebut telah dibagikan sebanyak 91 kali. Selain itu, terdapat 10 orang yang telah menyukai, diikuti dengan 3 komentar yang percaya dengan unggahan tersebut.

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelurusan lebih lanjut, dilansir dari portal berita news24, foto tersebut merupakan foto yang diambil pada 2 Agustus 2007 di Tehran, Iran. Lelaki tersebut bernama Majid Kavousifar yang dihukum mati bersama dengan keponakannya, Hossein Kavousifar, karena telah membunuh seorang hakim yang terkemuka di Iran. Klaim dan gambar serupa juga dimuat dalam portal berita BBC pada bulan Agustus 2007.

    Informasi dengan topik serupa juga pernah dimuat di situs India Today dengan judul artikel “Fact check: Know about the man smiling in the face of death, literally” dan mengkategorikannya sebagai false.

    Dengan demikian, pernyataan yang ditulis oleh Chauhan Sahab tersebut dapat dikategorikan sebagai konteks yang salah, sebab akun tersebut telah memberikan narasi yang salah terhadap foto lelaki di Iran yang dihukum mati.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://www.news24.com/news24/iran-publicly-hangs-killers-20070802

    http://news.bbc.co.uk/2/hi/6927434.stm

    https://www.indiatoday.in/fact-check/story/fact-check-know-about-the-man-smiling-in-the-face-of-death-literally-1732859-2020-10-18

    Publish date : 2020-10-22

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.