Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Foto Kemunculan Harimau di Jalur Pendakian Gunung Sibayak
    False Context

    [SALAH] Foto Kemunculan Harimau di Jalur Pendakian Gunung Sibayak

    Jane DoePublish date2020-10-19
    Share
    Facebook

    Berita

    “Kemunculan Harimau, Jalur Pendakian Gunung Sibayak Ditutup Mulai 16 Oktober 2020

    Kasian Kurus sekali kamu nak 😭, kamu turun sejauh itu mungkin ada rantai makanan yang diusik”

    HASIL CEK FAKTA

    Akun Twitter pendakilawas (@pendakilawas) mengunggah cuitan berupa foto yang disertai dengan narasi yang menggambarkan kondisi harimau yang muncul di jalur pendakian Gunung Sibayak. Cuitan yang diunggah pada 18 Oktober 2020 itu mendapat respon sebanyak 85 retweet, 12 balasan, dan telah disukai sebanyak 601 suka.

    Berdasarkan hasil penelusuran, foto unggahan itu merupakan foto harimau pemangsa hewan ternak warga di dusun Tanjung Naman Lau Damak Bahorok, Sumatera Utara pada 1 Mei 2020. Foto harimau tersebut ditemukan di portal Antara SUMUT pada berita berjudul “Sapi dimangsa harimau di Bahorok Langkat diganti” yang terbit pada 5 Mei 2020 dengan narasi “Harimau pemangsa sapi warga Bahorok diambil dengan kamera trap”.

    Sebagai tambahan, akun Instagram Gunung Sibayak (@mountsibayak) mengonfirmasi bahwa foto harimau yang beredar di beberapa unggahan di media sosial adalah hoaks dan bukan diambil di Gunung Sibayak. Melalui foto unggahan surat pemberitahuan, akun Instagram Gunung Sibayak juga menginformasikan bahwa Gunung Sibayak telah resmi ditutup sementara terhitung mulai tanggal 16 Oktober 2020. Hal tersebut dilakukan karena terjadi beberapa kali penampakan Harimau Sumatra di jalur pendakian Gunung Sibayak berdasarkan laporan masyarakat dan pengunjung wisata.

    Dengan demikian, cuitan akun Twitter pendakilawas (@pendakilawas) itu dapat dikategorikan sebagai Konten yang salah/False Context karena foto tersebut bukan harimau di Gunung Sibayak, melainkan harimau pemangsa sapi warga dusun Tanjung Naman Lau Damak Bahorok, Sumatera Utara.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Renanda Dwina Putri (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Pendidikan Indonesia)

    Narasi yang salah. Faktanya, foto harimau tersebut merupakan foto harimau yang memangsa hewan ternak warga dusun Tanjung Naman Lau Damak Bahorok, Sumatera Utara pada 1 Mei 2020.

    Rujukan

    https://sumut.antaranews.com/berita/298845/sapi-dimangsa-harimau-di-bahorok-langkat-diganti

    https://sumut.antaranews.com/berita/297429/sapi-milik-warga-lau-damak-bahorok-langkat-dimangsa-harimau

    Publish date : 2020-10-19

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.