Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Mahasiswa Meninggal saat Demo di DPRD Pekanbaru
    Misleading Content

    [SALAH] Mahasiswa Meninggal saat Demo di DPRD Pekanbaru

    Jane DoePublish date2020-10-17
    Share
    Facebook

    Berita

    “Demo di DPRD Pekanbaru..
    Mahasiswa riau sudah meninggal 1 karna kebijakan yg mementingkan cukong…

    Rezim Jokowi Haus Darah…”

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar postingan dari akun Facebook Tauhid berupa sebuah tangkapan layar dengan keterangan seorang mahasiswa meninggal saat demo di DPRD Pekanbaru. Postingan ini disukai sebanyak 94 kali dan disebarkan kembali sebanyak 198 kali.

    Menurut artikel berita liputan6.com, pada artikel tersebut menjelaskan kronologi dari tersebarnya hoaks tersebut. Berita mahasiswa yang diketahui bernama Dody Wahyudi sempat viral karena adanya video yang menayangkan wajahnya yang berdarah setelah mengikuti demo Omnibus Law kemudian ia digotong bersama beberapa mahasiswa lainnya. Pembuat hoaks tersebut menyebarkan berita di media sosial yang menyatakan bahwa Dody telah meninggal pada malam hari sedangkan Dody masih menjalani perawatan di RS Awal Bross Panam, Kota Pekanbaru.

    Kondisi Dody yang mulai membaik setelah 5 hari rawat inap dan pada 12 Oktober 2020 lalu mendapat kunjungan oleh Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto, Kabid Dokkes Komisaris Besar Priyo Kuncoro, Kapolresta Pekanbaru Komisaris Besar Nandang Mu’min Wijaya dan pejabat Polda Riau lainnya. Humas Awal Bross Pekanbaru dr Rumatha Sihaloho menjelaskan bahwa Dody masih menjalani pemulihan dan ditangani oleh dokter spesialis mata dan THT (Telinga Hidung dan Tenggorokan).

    Melihat dari penjelasan tersebut, klaim mahasiswa di Riau meninggal saat demo Omnibus Law di DPRD Pekanbaru adalah tidak benar dan termasuk dalam Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

    KESIMPULAN

    Hasil Periksa Fakta Natalia Kristian (Anggota Komisariat MAFINDO Universitas Indonesia).

    Klaim tersebut tidak benar. Kondisi mahasiswa tersebut saat ini sudah membaik, dan tengah menjalani masa pemulihan di RS Awal Bross Panam, Kota Pekanbaru.

    Rujukan

    https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4384177/cek-fakta-hoaks-kabar-mahasiswa-tewas-usai-demo-tolak-omnibus-law-cipta-kerja-di-pekanbaru

    https://www.liputan6.com/regional/read/4380246/sempat-jadi-korban-hoaks-meninggal-saat-demo-tolak-omnibus-law-kondisi-dody-membaik

    Publish date : 2020-10-17

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.