Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Pesawat “Darurat Bencana” Diluncurkan Karena Donald Trump Positif COVID-19
    False Context

    [SALAH] Pesawat “Darurat Bencana” Diluncurkan Karena Donald Trump Positif COVID-19

    Jane DoePublish date2020-10-06
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun Twitter @TimInHonolulu (Tim Hogan), menulis cuitan yang diunggah pada 2 Oktober 2020. Cuitan tersebut menyebarluaskan informasi bahwa pesawat “darurat bencana” tipe E-6B Mercury diluncurkan karena Donald Trump terbukti positif COVID-19. Cuitan tersebut telah dibagikan ulang sebanyak 9.499 kali. Selain itu, terdapat 27.221 orang yang telah menyukai cuitan tersebut, diikuti dengan lebih dari 1000 orang memberikan komentar.

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelurusan lebih lanjut, dilansir dari portal berita FOX news, pesawat “darurat bencana” tersebut adalah bagian dari Operation Looking Glass – yang sekarang dikenal sebagai Airborne Command Post (ABNCP). Operasi ini digunakan untuk memberikan komando dan kendali pasukan nuklir AS jika pusat komando darat tidak dapat dioperasikan. Hal ini tidak mengindikasikan bahwa AS sedang terlibat dalam peperangan, karena penerbangan pesawat E-6B ini tercatat sebagai penerbangan yang teratur dilakukan setiap tahun.

    “Ini sangat mungkin menjadi penerbangan rutin, E-6B mengudara secara teratur, juga pada skala waktu yang lebih besar, bukan hanya sesekali” ujar Christiaan Triebert, salah satu reporter New York Times, di akun Twitter pribadinya pada 2 Oktober 2020.

    Selain itu, penerbangan pesawat E-6B ini juga sudah direncanakan jauh sebelum Donald Trump positif terkena COVID-19. Menurut artikel berita dari Washingtonian, jadwal penerbangan yang bersamaan dengan positifnya Donald Trump hanyalah “purely coincidental” atau murni kebetulan.

    Dengan demikian, pernyataan yang ditulis oleh @TimInHonolulu tersebut dapat dikategorikan sebagai konteks yang salah, sebab akun tersebut telah memberikan narasi yang salah terhadap alasan peluncuran pesawat E-6B Mercury di lepas pantai timur dekat Washington DC

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://www.foxnews.com/politics/trumps-positive-coronavirus-test-prompts-pentagon-to-deploy-nuclear-command-plane

    https://twitter.com/trbrtc/status/1311945165259628544

    https://www.washingtonian.com/2020/10/02/a-doomsday-plane-flew-over-dc-this-morning-but-the-military-says-you-shouldnt-worry/

    Publish date : 2020-10-06

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.