Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] “menghilangkan virus adalah mengkonsumsi lebih banyak makanan dan minuman alkali diatas tingkat keasaman virus”
    Misleading Content

    [SALAH] “menghilangkan virus adalah mengkonsumsi lebih banyak makanan dan minuman alkali diatas tingkat keasaman virus”

    Jane DoePublish date2020-10-01
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun Facebook Muhlisin Lombok Ntb mengunggah gambar laporan mengenai pH virus Corona atau Covid-19. Menyertai postingan tersebut, Akun Muhlisin menuliskan narasi yang menyatakan bahwa untuk menghilangkan virus ialah dengan mengkonsumsi lebih banyak makanan dan minuman alkali di atas tingkat kesamaan virus.

    Berikut kutipan narasinya:

    “Media covid...Perhatikan bahwa pH virus corona bervariasi dari 5,5 hingga 8,5...karena itu, yang harus kita lakukan untuk menghilangkan virus adalah mengkonsumsi lebih banyak makanan dan minuman alkali diatas tingkat keasaman virus...”

    covid dan PH

    Alpukat PH 15,6

    Perlu diingat bahwa pH virus corona berkisar antara 5,5 hingga 8,5.
    Jadi yang harus kita lakukan untuk membasmi virus adalah makan lebih banyak makanan yang bersifat basa, di atas tingkat asam virus.
    Sebagai

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim tersebut keliru dan sudah diperiksa faktanya pada artikel di turnbackhoax.id dengan judul [SALAH] “Untuk mengalahkan virus korona adalah mengambil lebih banyak makanan alkali yang berada di atas tingkat pH virus” yang tayang pada 3 April 2020.

    Dilansir dari tempo.co, ahli virus Shaheed Jameel mengatakan bahwa virus tidak memiliki derajat keasaman atau pH. Oleh karena itu, pernyataan yang mengaitkan makanan yang diklaim memiliki pH tinggi dengan virus Corona Covid-19 tidak berdasar. "Virus tidak memiliki nilai pH. Tidak ada organisme hidup yang memiliki nilai pH," kata Shaheed.

    Tanimola Akande, profesor kesehatan masyarakat Universitas Ilorin, Nigeria, virus Corona Covid-19 "tidak memiliki pH sendiri". Namun, virus Corona bertahan dengan baik di lingkungan dengan pH sekitar 6 dan tidak mampu bertahan pada pH di atas 8.

    Oyewale Tomori, profesor virologi WHO, juga mengatakan bahwa klaim tentang pH pada virus Corona Covid-19 keliru. "Virus Corona tidak ada hubungannya dengan perut. Jadi, bagaimana 'makanan alkali', seperti lemon, jeruk nipis, alpukat, dan bawang putih, mengalahkan virus? Klaim ini harus diabaikan," ujarnya.

    KESIMPULAN

    Hoaks lama yang muncul kembali dan sudah diperiksa faktanya. Ahli virus Shaheed Jameel mengatakan bahwa virus tidak memiliki derajat keasaman atau pH. Oleh karena itu, pernyataan yang mengaitkan makanan yang diklaim memiliki pH tinggi dengan virus Corona Covid-19 tidak berdasar. "Virus tidak memiliki nilai pH. Tidak ada organisme hidup yang memiliki nilai pH," kata Shaheed.

    Rujukan

    https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1303039156695283/

    https://turnbackhoax.id/2020/10/01/salah-menghilangkan-virus-adalah-mengkonsumsi-lebih-banyak-makanan-dan-minuman-alkali-diatas-tingkat-keasaman-virus/

    https://turnbackhoax.id/2020/04/03/salah-untuk-mengalahkan-virus-korona-adalah-mengambil-lebih-banyak-makanan-alkali-yang-berada-di-atas-tingkat-ph-virus/

    https://cekfakta.tempo.co/fakta/715/fakta-atau-hoaks-benarkah-virus-corona-bisa-dibunuh-dengan-konsumsi-makanan-alkali

    Publish date : 2020-10-01

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.