Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] “Kantor Bupati Jayawijaya Wamena di bakar habis oleh Warga Masyarakat Penolakan Otsus Jilid II”
    False Context

    [SALAH] “Kantor Bupati Jayawijaya Wamena di bakar habis oleh Warga Masyarakat Penolakan Otsus Jilid II”

    Jane DoePublish date2020-09-30
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun WEST PAPUA (fb.com/111736646942655) mengunggah foto Kantor Bupati Jayawijaya di Wamena, Papua, yang sedang terbakar dengan narasi :

    “KANTOR BUPATI JAYAWIJAYA WAMENA
    DI BAKAR HABIS OLEH WARGA MASYARAKAT PENOLAKAN OTSUS JILID II PAPUA MERDEKA”.

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo, klaim bahwa Kantor Bupati Jayawijaya di Wamena terbakar pada aksi tolak Otsus Papua Jilid II pada 25 September 2020 adalah klaim yang keliru.

    Faktanya, foto yang diunggah adalah foto tahun 2019. Hingga saat ini, Kantor Bupati Jayawijaya belum dibangun kembali pasca terbakarnya Kantor Bupati Jayawijaya akibat kerusuhan pada 23 September 2019 lalu. Selain itu, tidak ada aksi tolak Otsus Papua Jilid II pada 25 September 2020 di Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya.

    Dilansir dari Tempo, Tim CekFakta Tempo menghubungi pemimpin redaksi media lokal Papua, Kabarpapua.co, Syamsuddin Levi Lazore. Dia memastikan tidak ada unjuk rasa pada 25 September 2020 di Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya. “Dua wartawan di Wamena sudah saya hubungi, mereka mengatakan tidak ada aksi tolak Otsus Papua Jilid II pada 25 September 2020,” kata Syamsuddin pada 29 September 2020.

    Terkait foto yang beredar di media sosial, yang memperlihatkan Kantor Bupati Jayawijaya terbakar, Syamsuddin mengatakan bahwa foto tersebut merupakan foto peristiwa pada 2019 lalu. “Itu hoaks. Kantor bupati belum dibangun. PNS masih berkantor di gedung otonom,” ujarnya.

    Tempo pun menelusuri pemberitaan terkait pembakaran Kantor Bupati Jayawijaya pada 2019 dengan mesin pencarian Google. Hasilnya, ditemukan bahwa Kantor Bupati Jayawijaya terbakar dalam peristiwa kerusuhan di Wamena, Papua, pada September 2019.

    Dilansir dari Kompas.com, Kantor Bupati Jayawijaya di Wamena, Papua, hangus dibakar massa dalam peristiwa kerusuhan pada 23 September 2019. Kontributor Kompas.com di Wamena, John Roy Purba, melaporkan bahwa kantor bupati yang berada di Jalan Yos Sudarso tersebut dibakar oleh demonstran yang bertindak anarkis.

    Para demonstran yang terdiri dari siswa sekolah di Jayawijaya itu terpicu oleh pernyataan guru terhadap seorang siswa yang diduga berbau rasis. Namun, menurut Kepolisian Daerah Papua, dugaan terkait ujaran rasial itu tidak benar.

    Dilansir dari Kabarpapua.co, pasca terbakarnya Kantor Bupati Jayawijaya akibat kerusuhan pada 23 September 2019 lalu, seluruh pelayanan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) non teknis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya akan dipusatkan di Gedung Otonom Wenehule Hubi.

    Selama ini, gedung itu hanya ditempati oleh beberapa OPD, dan kini pemanfaatannya dioptimalkan dengan menjadikannya sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Jayawijaya. “Kami semua akan berkantor di Gedung Otonom dan sudah kami tinjau. Jadi, semua OPD bisa di Gedung Otonom, begitu juga bupati dan wakil bupati,” kata Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua pada 14 Oktober 2019.

    Dilansir dari Jubi.co.id, bertepatan dengan HUT Kota Wamena pada 10 Desember 2019, Pemkab Jayawijaya mulai membongkar kantor bupati untuk dibangun kembali. Kantor bupati ini bakal dibangun tiga lantai, dalam dua tahun anggaran, yakni 2020-2021. Pembangunan ini diperkirakan menelan dana Rp 200 miliar. Selain dari APBD, dana bakal bersumber dari bantuan Gubernur Papua.

    KESIMPULAN

    Foto tahun 2019. Hingga saat ini, Kantor Bupati Jayawijaya belum dibangun kembali pasca terbakarnya Kantor Bupati Jayawijaya akibat kerusuhan pada 23 September 2019 lalu. Selain itu, tidak ada aksi tolak Otsus Papua Jilid II pada 25 September 2020 di Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya.

    Rujukan

    https://cekfakta.tempo.co/fakta/1032/fakta-atau-hoaks-benarkah-kantor-bupati-jayawijaya-dibakar-warga-yang-tolak-otsus-papua-jilid-ii

    https://regional.kompas.com/read/2019/09/23/12234411/kantor-bupati-jayawijaya-dibakar-massa-dalam-kerusuhan-di-wamena-papua?page=all

    https://kabarpapua.co/pemkab-jayawijaya-pusatkan-pemerintahan-di-gedung-otonom-wenehule-hubi/

    https://jubi.co.id/2020-bangun-kembali-perkantoran-di-jayawijaya/

    Publish date : 2020-09-30

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.