Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] “Paus Fransiskus dan dua pembantunya dinyatakan positif mengidap Coronavirus”
    Misleading Content

    [SALAH] “Paus Fransiskus dan dua pembantunya dinyatakan positif mengidap Coronavirus”

    Jane DoePublish date2020-03-01
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar isu yang mengklaim bahwa Paus Fransiskus dan dua pembantunya positif terjangkit virus korona (COVID-19). Mereka dikabarkan mendapat perawatan medis di dekat Santa Marta, hotel di Vatikan.

    Isu ini pertama kali disebarkan oleh situs MCM News (mcmnt[dot]com) dengan judul “Vatican confirms Pope Francis and two aides test positive for Coronavirus” atau yang jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia: “Vatikan mengkonfirmasi Paus Francis dan dua pembantunya positif mengidap Coronavirus”

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, ditemukan fakta bahwa klaim “Vatikan mengkonfirmasi Paus Francis dan dua pembantunya positif mengidap Coronavirus” adalah klaim yang salah. Tidak ada satu pun informasi valid yang mengonfirmasi Paus terjangkit virus itu.

    Pertama, MCM News adalah satu-satunya situs berita yang melaporkan Paus Fransiskus kena virus corona. Tidak ada kantor-kantor berita besar dan kredibel yang melaporkan demikian, termasuk Vaticannews.va yang memang khusus memberitakan informasi seputar Takhta Suci Vatikan. Pun sejauh ini tidak ada pernyataan Vatikan yang menyebut Paus positif virus corona.

    Reuters, kantor berita Inggris, mengutip juru bicara Vatikan Matteo Bruni yang menyebut Paus hanya menderita sakit ringan. Bruni juga membantah berbagai spekulasi soal penyakit Paus, dia mengatakan “tidak ada bukti diagnosa apapun kecuali sakit ringan”.

    Alasan kedua, MCM News diragukan keabsahannya sebagai situs berita terpercaya. Hal ini berdasarkan penelusuran Cindy Otis, yang 10 tahun menjadi analis militer di CIA, Amerika Serikat.

    Penulis buku “True or False” ini melalui akun Twitternya mengatakan MCM News adalah situs tidak jelas alias abal-abal. Hal ini terlihat dari “About Us” di situs itu yang tidak menjelaskan siapa mereka dan susunan redaksinya. Padahal susunan redaksi adalah informasi yang wajib dicantumkan setiap kantor berita.

    Akun sosial media MCM News, menurut Otis, tidak memiliki tautan berita yang tepat. Selain itu, MCM News juga hanya memiliki 30 berita di situs mereka, total. Penelusuran Otis juga menunjukkan domain MCM News didaftarkan pada 2016 di China. Informasi domain ini kemudian diubah pada 26 Februari lalu.

    Berita MCM News tersebut telah dibagikan ribuan orang dan dikutip oleh berbagai media, yang kemudian meralatnya setelah tahu hoaks. Termasuk salah satunya adalah Tempo.co yang mencabut artikelnya dengan menulis ralat sebagai berikut:

    “CATATAN KOREKSI: Artikel sebelumnya dicabut pada hari Minggu, tanggal 1 Maret 2020 jam 7.30 karena sumber tidak kredibel. Dengan demikian kesalahan telah diperbaiki. Redaksi mohon maaf.”

    Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Tahta Suci Vatikan mengklarifikasi kabar yang menyebut pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus, terinfeksi atau mengidap virus korona (COVID-19). Menurut KBRI, tidak ada satu pun informasi valid yang mengonfirmasi Paus terjangkit virus itu.

    “Dari pantauan kami sampai Sabtu (29/2/2020) malam, baik melalui berita resmi dari Vatikan, Italia, dan kontak pribadi dengan pejabat Vatikan, tidak satu pun menyatakan Paus Fransiskus terinfeksi virus corona,” kata Dubes RI untuk Vatikan, Agus Sriyono, dalam pesan singkatnya kepada iNews.id, Rabu (1/3/2020).

    Dia menuturkan, Paus hanya mengidap sakit ringan. “Mereka (para pejabat Vatikan) menyatakan ‘The Pope has a mild indisposition’ (Paus hanya sakit ringan atau tidak enak badan). Kami terus memonitor perkembangan kesehatan Paus Fransiskus. Terima kasih,” ucapnya.

    KESIMPULAN

    Tidak ada satu pun informasi valid yang mengonfirmasi Paus Fransiskus terjangkit virus corona. Juru bicara Vatikan, Matteo Bruni menyebut Paus hanya menderita sakit ringan. Situs mcmnt[dot]com yang pertama kali memuat klaim itu juga diragukan keabsahannya sebagai situs berita terpercaya.

    Rujukan

    https://kumparan.com/kumparannews/hoaxbuster-paus-fransiskus-tidak-positif-virus-corona-1swJ5lVhAFz

    https://twitter.com/CindyOtis_/status/1233771696462684161

    https://dunia.tempo.co/read/1313925/kasus-virus-corona-italia-lewati-1-000-29-meninggal/full&view=ok

    https://www.inews.id/news/internasional/kabar-paus-fransiskus-terinfeksi-korona-begini-penjelasan-kbri-vatikan

    https://www.cnnindonesia.com/internasional/20200301083325-134-479435/italia-terjangkit-wabah-paus-fransiskus-disebut-sakit-ringan

    https://news.detik.com/internasional/d-4920435/paus-fransiskus-dilaporkan-sakit-ringan-sejumlah-jadwal-dibatalkan

    Publish date : 2020-03-01

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.