Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Putri Vladimir Putin Meninggal Setelah Dosis Kedua Vaksin COVID
    Misleading Content

    [SALAH] Putri Vladimir Putin Meninggal Setelah Dosis Kedua Vaksin COVID

    Jane DoePublish date2020-08-20
    Share
    Facebook

    Berita

    Portal berita Toronto Today menuliskan berita yang berjudul “Vladimir Putin’s daughter DIES after second dose of COVID vaccine” pada 15 Agustus 2020. Dalam berita tersebut, disebutkan bahwa putri Presiden Vladimir Putin menderita efek samping yang tak terduga pada vaksin COVID eksperimental Rusia dan meninggal di Moskow. Sebuah sumber yang tidak diketahui yang dikutip dalam berita itu menyebutkan putri Presiden Putin, Katerina Tikhonova, mengalami kenaikan suhu tubuh tak lama setelah suntikan kedua, kemudian mengalami kejang, dan dinyatakan meninggal pada Jumat malam kemarin.
    Putri putin meninggal

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut tidak benar. Dikutip dari Tass, sebuah agensi berita Rusia, menyebutkan salah satu putri Presiden Putin yang tidak disebutkan namanya telah diujicobakan vaksin COVID-19 pada dirinya dan keadaanya baik-baik saja.

    "Saya tahu betul, karena salah satu putri saya divaksinasi, jadi dalam hal ini, dia ikut serta dalam tes," kata Putin.

    Ia menambahkan bahwa setelah suntikan vaksin pertama, putrinya mengalami demam 38 ° C, dan pada hari berikutnya, demamnya sedikit lebih tinggi dari 37 ° C.

    "Dan kemudian, setelah suntikan kedua, dia sedikit demam lagi, dan kemudian semuanya baik-baik saja, dia merasa sehat dan memiliki jumlah [antibodi] yang tinggi," ujarnya.

    KESIMPULAN

    Informasi yang salah. Faktanya, tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah Rusia mengenai hal tersebut dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, salah satu putrinya merasa sehat setelah diujicobakan vaksin COVID-19 pada dirinya.

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2020/08/20/salah-putri-vladimir-putin-meninggal-setelah-dosis-kedua-vaksin-covid/

    https://tass.com/society/1188135

    https://www.snopes.com/fact-check/putins-daughter-die-covid-vaccine/

    https://www.oneindia.com/india/fake-putins-daughter-did-not-die-after-taking-covid-19-vaccine-3136305.html

    Publish date : 2020-08-20

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.