Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Foto “ledakan dahsyat di Beirut, terdapat gudang penyimpanan 2.750 ton amonium nitrat”
    False Context

    [SALAH] Foto “ledakan dahsyat di Beirut, terdapat gudang penyimpanan 2.750 ton amonium nitrat”

    Jane DoePublish date2020-08-05
    Share
    Facebook

    Berita

    Terjadinya ledakan dahsyat di beirut ternyata di lokasi kejadian terdapat gudang penyimpanan 2.750 ton amonium nitrat…

    HASIL CEK FAKTA

    Melalui media sosial Facebook, akun @NicBee membagikan tiga buah foto yang disertai keterangan bahwa foto-foto tersebut merupakan dokumentasi dari insiden ledakan di Beirut, Lebanon. Hingga saat ini, unggahan akun @NicBee telah mendapat 123 respon dan 16 kali dibagikan oleh pengguna Facebook lainnya.

    Coba melakukan penelusuran dengan mesin pencari gambar milik google, diketahui bahwa dua foto yang diunggah oleh @NicBee tidak sesuai dengan konteks. Melansir dari cnn.com, diketahui bahwa foto serupa pernah diunggah untuk memberitakan informasi berjudul “North Korea Blows Up Liaison Office Used For Talks With South Korea” pada 16 Juni 2020. Mengutip dari isi berita tersebut, dijelaskan bahwa Korea Utara meledakan kantor penghubung Kaesong, yang merupakan sarana penghubung untuk melakukan pembicaraan dengan Korea Selatan.

    Foto selanjutnya, yang memperlihatkan beberapa mobil dalam kondisi terbakar. Foto tersebut diketahui pernah digunakan oleh hurriyetdailynews.com dalam pemberitaan “Lebanon police intelligence chief killed by Beirut car bomb” pada Oktober 2012 silam. Mengutip pada pemberitaan tersebut, terkait penggunaan foto yang memperlihatkan beberapa mobil terbakar merupakan kejadian pada tahun 2012. Kejadian tersebut benar terjadi di Beirut, Lebanon, namun bukan merupakan dokumentasi dari insiden ledakan yang baru-baru ini terjadi.

    KESIMPULAN

    Dua dari tiga foto yang diunggah tidak sesuai dengan konteks. Foto-foto tersebut bukan insiden ledakan yang baru terjadi di Beirut, Lebanon. Kejadian pada foto tidak mewakili caption atau keterangan, yang menyatakan bahwa foto tersebut merupakan dokumentasi dari terjadinya ledakan di Lebanon, 4 Agustus 2020.

    Rujukan

    https://www.chunichi.co.jp/article_photo/list?article_id=74296&pid=104432

    http://www.chosunonline.com/m/svc/photoview.html?contid=2020061880196

    https://www.thenationalherald.com/various_video/arthro/north_korea_says_it_s_sending_soldiers_to_joint_border_sites-458926/

    https://edition.cnn.com/videos/world/2020/06/16/north-korea-blows-up-liaison-office-kaesong-south-lon-orig-mrg.cnn

    https://www.hurriyetdailynews.com/lebanon-police-intelligence-chief-killed-by-beirut-car-bomb-32803

    Publish date : 2020-08-05

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.