Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Petani dipukuli Polisi yang dibayar oleh PT Sadoka di Sulawesi Selatan
    Misleading Content

    [SALAH] Petani dipukuli Polisi yang dibayar oleh PT Sadoka di Sulawesi Selatan

    Jane DoePublish date2020-07-25
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar informasi dari akun Facebook Bucin Area dengan melampirkan foto dari sebuah postingan Facebook berisikan foto dan narasi yang diklaim penyiksaan petani oleh polisi yang dibayar oleh PT Sadoka. Postingan ini sudah disebarkan sekitar 22000 kali.

    Berikut kutipan narasinya:

    “Pak Presiden Bisa jelaskan Kenapa Para Petani Ini Di Pukul Sama Polisi?
    Jangan Cuman Di Kasih Gaji Buta
    #Jangan Cuman Diliat Doang, Harus di Sebarkan Pesan Ini Jangan Sampai Berhenti Di Beranda Anda, sebar Supaya Masyarkat Yg Lain Juga Tau☹️
    #Terima Kasih”

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelurusan foto yang digunakan oleh postingan tersebut ternyata adalah foto bentrok antara warga adat Pamona dan polisi yang terjadi pada tanggal 29 Juni 2014. Kejadian ini diawali dari munculnya konflik warga dengan PT Sindoka (Sinar Indonesia Merdeka) yang merupakan anak perusahaan Sintesa Grup.

    Secara kronologis, PT Sindoka medapatkan HGU di Luwu Timur pada tahun 1997 yang sudah berakhir tahun 2017 sehingga warga sekitar mulai menggarap lahan tersebut mulai tahun 1998 karena warga menilai PT Sindoka menelantarkan lahan itu, kemudian perusahaan berusaha untuk mengambil alih lahan tersebut dan menutup akses lahan tersebut. Hal ini memicu kemarahan warga dan akhirnya membakar pos keamanan perusahaan itu dan berbuntut terjadinya kekerasan polisi terhadap warga.

    Kasus ini ditindaklanjuti oleh DPRD Luwu Timur dan memanggil PT Sindoka terkait keluhan warga perihal kegiatan PT Sindoka untuk mengosongkan lahan serta mencabut tanaman diatas lahan HGU tersebut. Pihak PT Sindoka melakukan mengosongan lahan sebagai tindakan pencegahan dikarenakan diduga adanya oknum warga luar masuk ke wilayah HGU dan menggunakan lahan itu.

    Dapat disimpulkan bahwa kejadian ini terjadi pada tahun 2014 yang diakibatkan oleh pembakaran pos keamanan PT Sindoka oleh warga sehingga terjadinya kekerasan oleh polisi terhadap warga.

    KESIMPULAN

    Melihat dari penjelasan tersebut, informasi tersebut tidak benar dan termasuk dalam Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2020/07/25/salah-petani-dipukuli-polisi-yang-dibayar-oleh-pt-sadoka-di-sulawesi-selatan/

    https://turnbackhoax.id/2017/01/21/disinformasi-bentrokan-warga-dan-pt-sindoka/

    https://www.mongabay.co.id/2014/07/22/konflik-lahan-luwu-timur-polisi-dan-warga-adat-pamona-bentrok/

    https://dprd-luwutimurkab.go.id/2019/10/15/terkait-permasalahan-lahan-hgu-amran-harap-perusahaan-dan-warga-saling-beri-rasa-aman-dan-nyaman/

    http://kpa.or.id/media/baca2/siaran_pers/165/Ilegal__PT_Sinar_Indonesia_Merdeka_–_Sindoka_Luwu_Timur_Bersama_BRIMOB_Terus_Menghancurkan_Garapan_Petani_Di_Tengah_Wabah_Corona_Covid-19/

    https://www.mongabay.co.id/2020/04/05/tanpa-hgu-pt-sindoka-mulai-tanam-sawit-di-luwu-timur/

    Publish date : 2020-07-25

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.