Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Kondisi Jenazah Korban Covid-19 Di Rumah Sakit Osmania India
    False Context

    [SALAH] Kondisi Jenazah Korban Covid-19 Di Rumah Sakit Osmania India

    Jane DoePublish date2020-07-22
    Share
    Facebook

    Berita

    “#Osmania Hospital Ka Ye Haal Hai Corona Ke Died Body’s Ko Lekar Is Virus Ko Mazak Mat Samjo Pls#”

    (Terjemahan): Beginilah kondisi rumah sakit #osmania, jangan anggap virus ini sebagai lelucon dengan membawa tubuh Corona. Kumohon #

    HASIL CEK FAKTA

    Sebuah akun facebook bernama Mohammed Abdul Azis mengunggah video dengan narasi yang mengklaim bahwa tumpukan jenazah di rumah sakit Osmina, India tersebut merupakan korban covid-19. video yang diunggah pada 24 juni 2020 tersebut sudah dibagikan sebanyak 3,7 ribu kali oleh pengguna facebook.

    Berdasarkan penelusuran, dilansir dari factcheck.afp.com, klaim tersebut adalah tidak benar. Faktanya, video tersebut merupakan video tahun 2013, jauh sebelum covid-19 mewabah hampir di seluruh dunia.

    Video indetik ditemukan pada kanal youtube Ind Today dengan judul “Unclaimed bodies pile up at OGH mortuary | Hyderabad Osmania General Hospital”. Video tersebut telah diunggah sejak 25 desember 2013.

    Dalam keterangannya, mayat-mayat tersebut sudah dalam kondisi buruk dan mengeluarkan bau menyengat hingga membuat staf rumah sakit, pasien yang berkunjung hingga blok rumah dekat rumah sakit terkena imbas bau jenazah.

    Rumah sakit tersebut hanya memiliki satu kamar jenazah yang dilengkapi fasilitas freezer dan hanya dapat menampung 32 jenazah dalam satu waktu. mayat-mayat yang tidak diklaim tersebut disimpan di kamar mayat hingga pihak GHMC memfasilitasi kremasi.

    Melalui akun facebooknya, Indtoday turut mengklarifikasi atas viralnya video lama tersebut.

    “IndToday Clarifies on Viral Video:
    IndToday informs their esteemed viewers that a video belonging to IndToday has been tampered with and has been viralled on social media showing the pathetic condition of Osmania Hospital Mortuary. The video showing several
    piles of dead bodies, kept for days together in the morgue, is actually six year old. It’s Youtube video published on December 25, 2013. IndToday requests Whatsapp users not to mistake it as the fresh video and also not to panic.
    If anyone circulates the video, he/she will be responsible for the legal consequences whatsoever.
    Thank you,
    Stay Home, Stay Safe! this is the link 0f that old Vdeo https://youtu.be/4EnfUhGznkM” tulis akun facebook @ind2day (26/06/2020).

    KESIMPULAN

    Bukan jenazah korban covid-19. Video merupakan Kejadian tahun 2013, jauh sebelum covid-19 muncul. Video tersebut merupakan mayat yang tidak diklaim oleh pihak keluarga dan menumpuk di kamar mayat OGH, Rumah Sakit Umum Hyderabad Osmania karena kapasitas sudah tidak tertampung.

    Rujukan

    https://factcheck.afp.com/footage-has-circulated-reports-about-unattended-bodies-hospital-south-india-2013

    https://www.boomlive.in/fake-news/2013-video-of-unclaimed-bodies-at-osmania-hospital-given-covid-19-spin-8651?fbclid=IwAR0-mjHPau3wJIqFLhbezfPDzNV22Xux3M0qg8JMlYWZU4K8Up8cke5YFyU

    Publish date : 2020-07-22

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.