Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Larangan Keluar Rumah Karena Puncak Penyebaran Virus Corona
    Misleading Content

    [SALAH] Larangan Keluar Rumah Karena Puncak Penyebaran Virus Corona

    Jane DoePublish date2020-03-28
    Share
    Facebook

    Berita

    28 Maret hingga 4 April penyebaran virus
    Anjuran tidak boleh keluar rumah sabtu 28 maret 2020

    HASIL CEK FAKTA

    Beredar sebuah pesan berantai WhatsApp yang berisi larangan keluar rumah pada tanggal 23 Maret sampai dengan 3 April (versi lain mengatakan 28 Maret). Berdasarkan pesan tersebut, larangan tersebut diterapkan karena pada tanggal-tanggal tersebut terjadi puncak penyebaran virus corona. Pesan ini diakhiri dengan kalimat yang khas, yakni untuk disebarkan ke kontak-kontak lainnya.

    Berdasarkan hasil cek fakta, klaim pesan tersebut tidak benar. Pesan ini, menurut juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, adalah sebuah teror informasi. Hal ini sebagaimana dilansir dari PrimaBerita sebagai berikut:

    […] “Memang ini teror informasi. Ada yang tidak ingin ada ketenangan di negara ini, yakni pihak yang membikin hoax,” kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, kepada wartawan, Jumat (27/3/2020).

    Yuri memastikan tidak akan ada hal buruk terkait peningkatan penularan virus Corona pada 28 Maret besok. Penjelasan hoax bahwa itu adalah momentum masa inkubasi dinilainya tidak masuk akal. Karena virus tidak sekolah dan tidak tahu kalender sehingga bisa menentukan pada tanggal 28 maret virus akan menyebar .

    Pesan viral itu dipungkasi dengan kata-kata yang sangat khas hoax, yakni, “Jangan abaikan pesan ini, bagikan ke semua kontak Anda.” Yuri yakin masyarakat sudah semakin cerdas dan tidak mudah termakan hoax. Cara terbaik untuk melawan hoax adalah dengan tidak meneruskan (forward) pesan hoax itu.

    “Langsung delete saja. Tidak ada ruginya men-delete langsung pesan seperti itu,” kata Yuri. […]

    Dalam versi lainnya, klaim pesan berantai tersebut mencatut nama seorang dokter dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Mohammad Hoesin Palembang, dr Yeni Yunus, Sp.PD. Klaim ini juga tidak benar. Koordinator Humas RSMH H. Akhmad Suhaimi mengonfirmasi bahwa informasi tersebut adalah hoaks. Hal ini sebagaimana dilansir dari Kompas sebagai berikut:

    […] KOMPAS.com – H Akhmad Suhaimi, Koordinator Humas Rumah Sakit Umum Pusat dr Mohammad Hoesin, Palembang, menegaskan, informasi soal corona yang mencatut nama salah satu dokter di RSMH adalah hoaks.

    “Sudah dikonfirmasi kalau info itu hoaks,” jelasnya, dilansir dari Tribunnews. […]

    Berdasarkan penjelasan tersebut, klaim mengenai larangan keluar rumah karena masa puncak penyebaran virus adalah tidak benar. Informasi tersebut tidak berasal dari sumber informan yang dapat dipercaya. Oleh karena itu, pesan berantai tersebut termasuk ke dalam konten yang menyesatkan/misleading content.

    KESIMPULAN

    Informasi yang disebarkan lewat pesan berantai tersebut tidak benar. Menurut juru bicara pemerintah untuk COVID-19, Achmad Yurianto, pesan tersebut merupakan teror informasi. Dalam versi lain yang mencatut nama seorang dokter dari RSUP dr Mohammad Hoesin, koordinator humas RSMH mengonfirmasi bahwa informasi tersebut tidak benar.

    Rujukan

    https://news.detik.com/berita/d-4955801/viral-hoax-larangan-keluar-dari-rumah-28-maret-pemerintah-delete-saja?single=1

    https://regional.kompas.com/read/2020/03/27/19330041/hoaks-soal-puncak-infeksi-virus-ini-penjelasan-rsmh-palembang?page=all#page3

    https://www.primaberita.com/2020/03/viral-hoax-larangan-keluar-dari-rumah-tanggal-28-maret-hal-buruk-akan-terjadi/42878/

    Publish date : 2020-03-28

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.