Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Foto Kondisi Tenggorokan Pasien Positif Covid-19
    Misleading Content

    [SALAH] Foto Kondisi Tenggorokan Pasien Positif Covid-19

    Jane DoePublish date2020-06-29
    Share
    Facebook

    Berita

    “An Exclusive picture of the patient’s Throat infected with Coronavirus Covid19 Showing the extent of inflammation and destruction that affected the Throat and entrance to the lungs, which Was Caused by the virus in the first days Of the infection .
    Taste and Severe Shortness of breath.”

    (Terjemahan)

    “Gambar Eksklusif Tenggorokan pasien yang terinfeksi Coronavirus Covid19 Menunjukkan tingkat peradangan dan kerusakan yang memengaruhi Tenggorokan dan pintu masuk ke paru-paru, yang disebabkan oleh virus pada masa-masa awal infeksi.
    Pengecapan dan pernapasan yang parah”.

    HASIL CEK FAKTA

    Akun facebook Doctors Care menggunggah foto disertai narasi yang menyebutkan bahwa foto tersebut merupakan kondisi tenggorokan pasien positif Covid-19. foto yang diunggah pada 13 april 2020 tersebut telah dibagikan sebanyak 734 kali dan direspon 799 pengguna facebook.

    Berdasarkan penelusuran, foto yang diklaim kondisi pasien Covid-19 adalah hoaks. Dalam artikel Fact Check AFP berjudul “This photo does not show throat infected with novel coronavirus” pada 20 April 2020, dijelaskan bahwa foto tersebut telah beredar sejak 2018, atau sebelum pandemi Covid-19.

    AFP Fact Check melakukan pencarian foto dengan Google Reverse dan memastikan bahwa foto tersebut diposting di Reddit pada 29 Mei 2018.

    “Apakah radang tenggorokan ini terlihat normal? Banyak bintik-bintik putih pada amandel dan bahkan di belakang tenggorokan saya,” tanya pengguna yang memposting foto tersebut.

    Dr. Fernando De La Hoz, ahli epidemiologi dan direktur Departemen Kesehatan Masyarakat di Universitas Nasional Kolombia, menjelaskan tentang foto itu. Dr Fernando mengatakan kepada AFP dalam bahasa Spanyol bahwa “ini bukan tipikal dari coronavirus.”

    Virus Corona adalah infeksi virus, dan menurut De La Hoz, “lesi ini muncul karena bakteri.”

    Kemudian pengguna yang sama membagikan sebuah foto di Reddit usai mengambil tes laboratorium. Tenggorokannya didiagnosis dengan “Mersa (MRSA) di tenggorokan.”

    Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, MRSA adalah “Staphylococcus aureus yang resisten methicillin, sejenis bakteri yang resisten (kebal) terhadap beberapa antibiotik.”

    Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), nyeri tenggorokan memang salah satu gejala Covid-19.

    Berdasarkan penjelasan di atas ditemukan fakta bahwa foto tersebut bukanlah kondisi tenggorokan dari pasien positif Covid-19 melainkan kondisi tenggorokan yang didiagnosis MRSA atau sejenis bakteri yang resisten (kebal) terhadap beberapa antibiotik.

    KESIMPULAN

    Bukan foto kondisi tenggorokan pasien positif covid-19. Foto tersebut merupakan kondisi tenggorokan yang didiagnosis MRSA atau sejenis bakteri yang resisten (kebal) terhadap beberapa antibiotik. Foto itu juga telah beredar sejak 2018 lalu, jauh sebelum terjadinya pandemi covid-19.

    Rujukan

    https://www.merdeka.com/cek-fakta/cek-fakta-hoaks-kondisi-tenggorokan-pasien-terinfeksi-covid-19.html

    https://factcheck.afp.com/photo-does-not-show-throat-infected-novel-coronavirus

    https://www.boomlive.in/world/no-this-photo-does-not-show-throat-of-patient-infected-with-covid-19-7812

    https://kominfo.go.id/content/detail/26972/disinformasi-foto-tenggorokan-pasien-yang-terinfeksi-virus-corona/0/laporan_isu_hoaks

    Publish date : 2020-06-29

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.