Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Video “Luput dari pantauan media, MONAS MENJADI LORENG, TOLAK & CABUT RUU HIP”
    False Context

    [SALAH] Video “Luput dari pantauan media, MONAS MENJADI LORENG, TOLAK & CABUT RUU HIP”

    Jane DoePublish date2020-06-26
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar sebuah akun Kadek Mulyawan (fb.com/kadek.mukyawati.5) mengunggah sebuah video pada 21 Juni 2020 dengan narasi:

    “Luput dari pantauan media MONAS MENJADI LORENG TOLAK & CABUT RUU HIP”

    Per-tanggal 23 Juni 2020, narasi tersebut diubah menjadi: “Luput dari pantauan media MONAS MENJADI LORENG oleh PEMUDA PANCASILA dan ORMAS ISLAM.”

    Dalam video berdurasi 2 menit 44 detik itu, terdapat logo media BBC Indonesia.

    Monas

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa ada video aksi demo menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila atau RUU HIP pada tanggal 21 Juni 2020 adalah klaim yang keliru.

    Video yang diunggah oleh sumber klaim adalah video tahun 2016 dan bukan aksi menolak RUU HIP. Aksi unjuk rasa ini digelar pada 3 Juni 2016 sebagai bagian dari simposium dua hari bertema ‘Mengamankan Pancasila dari Ancaman Kebangkitan PKI & Ideologi Lain’

    Aksi ini juga tidak luput dari pantauan media, karena video yang diunggah adalah video dari BBC News Indonesia, salah satu divisi penyiaran berita terbesar di seluruh dunia.

    Dikutip dari Tempo.co, video yang berjudul “Liberal=PKI, kata peserta demo anti-PKI” tersebut dipublikasikan pada 3 Juni 2016 di kanal Youtube BBC News Indonesia. BBC Indonesia memberikan keterangan pada video itu sebagai berikut:

    “Sekitar 1.500 orang yang merupakan gabungan massa sedikitnya dari Front Pembela Islam, FKPPI, Pemuda Pancasila, Forum Umat Islam berjalan dari Masjid Istiqlal menuju Istana Negara untuk menggelar aksi menolak komunisme dan Partai Komunis Indonesia.”

    Aksi demo pada 3 Juni 2020 ini juga ramai diberitakan oleh media media arus utama Indonesia, berdasarkan hasil pencarian di Google dengan menggunakan kata kunci “demo tolak pki monas 2016”

    KESIMPULAN

    Video tahun 2016 dan bukan aksi menolak RUU HIP. Aksi ini juga tidak luput dari pantauan media, karena video yang diunggah adalah video dari BBC News Indonesia, salah satu divisi penyiaran berita terbesar di seluruh dunia.

    Rujukan

    https://cekfakta.tempo.co/fakta/849/fakta-atau-hoaks-benarkah-ini-video-demo-tolak-kebangkitan-komunisme-di-monas-pada-21-juni-2020

    https://www.youtube.com/watch?v=9HjZjgbKSb0

    https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/06/160603_trensosial_demo_antipki

    https://bit.ly/2NshqEv (Hasil pencarian di Google)

    Publish date : 2020-06-26

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.