Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] “Kecewa Terhadap Pemerintah, Puluhan Warga Jalan Bakri Bantaeng Tutup Jalan Raya”
    False Context

    [SALAH] “Kecewa Terhadap Pemerintah, Puluhan Warga Jalan Bakri Bantaeng Tutup Jalan Raya”

    Jane DoePublish date2020-06-18
    Share
    Facebook

    Berita

    Kecewa Terhadap Pemerintah, Puluhan Warga Jalan Bakri Bantaeng Tutup Jalan Raya

    HASIL CEK FAKTA

    Sempat beredar informasi yang menyebut bahwa warga wilayah Jalan Bakri menutup akses jalan lantaran kecewa dengan kinerja pemerintah. Melansir dari publikasionline.id, informasi tersebut sempat dimuat oleh sebuah situs dengan judul “Kecewa Terhadap Pemerintah, Puluhan Warga Jalan Bakri Bantaeng Tutup Jalan Raya”.

    Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten dan Dinas Kominfo setempat pun akhirnya angkat bicara. Masih mengutip pemberitaan milik publikasionline.id, Lurah Bonto Rita, Ahmad Efendi menjelaskan bahwa tidak benar warga telah menutup Jalan Bakri sebagai bentuk protes kepada pemerintah.

    Wilayah Jalan Bakri merupakan salah stau wilayah yang terdampak banjir bandang di Kota Bantaeng, Sulawesi Setalan. Begitu pula dengan yang terjadi saat itu, Jalan Bakri sempat ditutup lantaran warga tengah membersihkan lumpur yang terjadi akibat banjir bandang.

    “Kita sudah kroscek informasi itu sama sekali tidak benar. Kita juga sudah mencari narasumber dalam berita itu, orangnya sama sekali tidak ada,” tegasnya.

    Lebih lanjut Efendi menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya untuk memberikan bantuan yang terdampak banjir. Bantuan tersebut diberikan secara bertahap, sehingga ia berharap untuk warga agar bisa sedikit bersabar.

    Pernyataan serupa juga dituturkan oleh Kepala Dinas Kominfo Bantaeng, Syahrul Bayan. Syahrul mengajak seluruh warga Bantaeng untuk bijak menggunakan media sosial. Lebih lanjut Syahrul juga berharap agar warga tidak mudah terpancing atas informasi palsu atau hoaks yang disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

    “Dalam kondisi seperti ini sebaiknya kita bijak menggunakan media sosial. Sebaiknya kita focus saling membantu, daripada sibuk menyebarkan berita palsu,” pungkas Efendi.

    KESIMPULAN

    Narasi tersebut tidak sesuai dengan fakta. Dinas Kominfo Kota Bantaeng menyatakan tidak benar bahwa warga menutup jalan karena kecewa dengan kinerja pemerintah. Pemerintah Kabupaten melalui Lurah setempat menjelaskan jika warga sempat menutup jalan karena tengah membersihkan lumpur akibat banjir bandang.

    Rujukan

    https://republika.co.id/berita/qc2ipp313/daarul-quran-bantu-korban-banjir-bandang-bantaeng

    http://news.rakyatku.com/read/185916/2020/06/16/beredar-kabar-warga-jalan-bakri-tutup-jalan-pemkab-bantaeng-itu-tidak-benar

    Publish date : 2020-06-18

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.