Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Bapak Ibu Meninggal Karena Covid-19, 5 Bersaudara Menunggu Diadopsi
    False Context

    [SALAH] Bapak Ibu Meninggal Karena Covid-19, 5 Bersaudara Menunggu Diadopsi

    Jane DoePublish date2020-06-17
    Share
    Facebook

    Berita

    Papa mama meninggal krn covid 19. 5 bersaudara kandung ini nunggu diadopsi oleh para budiman

    HASIL CEK FAKTA

    Masyarakat Kota Surabaya sempat dihebohkan dengan beredarnya informasi perihal adanya lima anak yang menunggu diadopsi karena kedua orang tuanya telah meninggal akibat virus corona atau Covid-19. Pasca narasi beserta foto tersebut viral, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pun akhirnya melakukan penelusuran.

    Melansir dari akun Facebook resmi milik Pemkot Surabaya @HumasPemkotSurabaya, setelah melakukan koordinasi dengan Puskesmas Kalijudan dijelaskan bahwa warga Surabaya yang beralamat sesuai dengan foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang viral tidak lagi tinggal di alamat tertera. Menurut data yang ada, tidak ditemukan pula data pasien terjangkit Covid-19 dengan nama tersebut.

    Klarifikasi lain juga datang dari Panti Asuhan tempat di mana kelimanya sempat akan dititipkan. Melansir dari tribunnews.com, Pengurus Panti Asuhan Don Bosco Surabaya, Yulis menjelaskan bahwa kelima anak tersebut memang sempat akan dititipkan ke panti asuhan tempatnya bekerja. Namun batal dilakukan karena ibu dari kelima anak tersebut masih dalam keadaan sehat.

    “Setelah kami telusuri ternyata ibunya masih sehat. Ibunya tidak meninggal tapi meninggalkan dan posisinya ada di Jogjakarta,” jelas Yulis.

    KESIMPULAN

    Informasi tersebut tidak benar. Humas Pemerintahan Kota Surabaya terkait lima anak menunggu diadopsi karena orang tua meninggal akibat Covid-19 adalah tidak sesuai dengan fakta . Penjelasan serupa juga diperoleh melalui klarifikasi yang dilontarkan oleh pihak Panti Asuhan, selaku tempat di mana kelimanya sempat akan dirawat.

    Rujukan

    https://web.facebook.com/HumasPemkotSurabaya/photos/a.1313859358656961/3129348443774701/?type=3&theater

    https://www.tribunnews.com/nasional/2020/06/12/fakta-sebenarnya-di-balik-kisah-viral-5-bocah-minta-diadopsi-orang-tua-meninggal-akibat-covid-19

    https://cekfakta.tempo.co/fakta/828/fakta-atau-hoaks-benarkah-ini-lima-bersaudara-di-surabaya-yang-menunggu-diadopsi-karena-orang-tuanya-meninggal-akibat-covid-19

    https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4278985/cek-fakta-benarkah-orangtua-dari-5-anak-ini-meninggal-karena-covid-19

    Publish date : 2020-06-17

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.