Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] “Helmi Yahya di pecat dari Dirut TVRI karena September menyiarkan Film G30S PKI”
    Misleading Content

    [SALAH] “Helmi Yahya di pecat dari Dirut TVRI karena September menyiarkan Film G30S PKI”

    Jane DoePublish date2020-06-06
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun Tiger Mblo (fb.com/100044773788983) mengunggah postingan dengan narasi sebagai berikut:

    “Ooohhh …..
    Ternyata Helmi Yahya di pecat dari Dirut TVRI karena September kmrn menyiarkan Film G30S PKI.
    Gitu to …..”

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Medcom, klaim bahwa pemecatan Helmy Yahya dari posisi Direktur Utama TVRI karena menyiarkan film G30S/PKI, adalah klaim yang salah.

    Dilansir Kompas.com dalam sebuah artikel berjudul “Alasan-alasan Dewas TVRI Pecat Helmy Yahya sebagai Direktur Utama”, disebutkan sejumlah alasan pemecatan Helmy. Pertama, Helmy membeli hak siar liga Inggris yang akhirnya menimbulkan utang bagi perusahaan.

    Kedua, kinerja Helmy dianggap tidak sesuai dengan visi dan misi TVRI. Pasalnya, Helmy terkesan hanya mengedepankan rating dan share.

    “Tupoksi TVRI sesuai visi misi TVRI adalah televisi publik. Kami bukan swasta, jadi yang paling utama adalah edukasi, jati diri, media pemersatu bangsa. Prioritas programnya juga seperti itu,” kata Ketua Dewan Pengawas (Dewas) TVRI Arif Hidayat Thamrin seperti dilansir Kompas.com, Rabu 22 Januari 2020.

    Ketiga, rebranding TVRI dianggap tidak sesuai dengan rencana. Alhasil biaya implementasi rebranding sebesar Rp8,2 miliar mengganggu alokasi pos anggaran lainnya.

    “Yang paling banyak diambil dari program dan berita senilai Rp 6,2 miliar,” kata Anggota Dewas TVRI Maryuni Kabul Budiono.

    Kemudian dilansir Republika.co.id, alasan lain pemecatan Helmy lantaran terjadinya inefisiensi atas tayangan ‘Kuis Siapa Berani’ yang menelan anggaran sebesar Rp146.533.000. Selain itu juga karena keterlambatan pembayaran honor pegawai dalam rentang waktu Mei-Desember senilai Rp7,6 miliar.

    “Kondisi itu menyebabkan banyak karyawan berutang hingga tak pulang ke rumah selama sepekan,” tulis Republika.co.id dalam laporannya pada Minggu 26 Januari 2020.

    KESIMPULAN

    Bukan karena menyiarkan film G30SPKI. Helmy dipecat antara lain karena dampak dari pembelian hak siar liga Inggris yang akhirnya menimbulkan utang bagi perusahaan.

    Rujukan

    https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/PNgWBY8N-helmy-yahya-dipecat-dari-tvri-karena-siarkan-film-g30s-pki-ini-faktanya

    https://nasional.kompas.com/read/2020/01/22/07054681/alasan-alasan-dewas-tvri-pecat-helmy-yahya-sebagai-direktur-utama?page=all

    https://republika.co.id/berita/q4o6b3409/alasan-dewas-tvri-pecat-helmy-yahya

    Publish date : 2020-06-06

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.