Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Imbauan Walikota Solo, Kita Beli Tiket Kebun Binatang Jurug Karena Pengelola Sudah Tidak Sanggup Memberi Makan Binatang
    False Context

    [SALAH] Imbauan Walikota Solo, Kita Beli Tiket Kebun Binatang Jurug Karena Pengelola Sudah Tidak Sanggup Memberi Makan Binatang

    Jane DoePublish date2020-05-22
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar pesan berantai melalui Whatsapp yang menyebutkan bahwa Walikota Solo menghimbau untuk masyarakat agar membeli tiket Kebun Binatang Jurug dengan harga tiket masuk sebesar Rp20 ribu dapat digunakan kapan saja hingga akhir bulan September 2021. Sebab, pengelola Kebun Binatang Jurug tidak mampu memberi makan binatang yang ada di sana seperti Harimau, Singa, Buaya, dan lain sebagainya.

    Berikut kutipan narasinya:

    “Walikota Solo menghimbau, bukan paksaan, kita2 ikut beli ticket bonbin Jurug. Hrg nya per lembar 20rb. Bisa digunakan kapan aja, sp akhir 2021.Pengelola tdk sanggup memberi makan binatang2 bonbin, spt harimau, singa, buaya, dll, karena tdk ada pengunjung dimasa covid19 ini. Monggo daftar disini. Siapa menabur, besok akan menuai.”

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim tersebut tidak tepat. Dikutip dari laman Tribunnews.com Direktur Utama TSTJ, Bimo Wahyu Widodo membenarkan adanya program ajakan pembelian tiket kebun binatang untuk memenuhi biaya pakan satwa di obyek wisata yang ditutup pada masa pandemi virus corona ini.

    Namun, Bimo tidak membenarkan pengelola tak sanggup memberi makan satwa. "Tidak benar kami tidak sanggup memberi pakan," ungkap Bimo kepada Tribunnews.com melalui WhatsApp, Jumat (15/5/2020). Bimo menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah membantu biaya makanan satwa.

    "Pemkot Solo membantu pengadaan makanan satwa Rp100 juta per bulan, mulai Mei, Juni, Juli. Kebutuhannya Rp120 juta, yang Rp20 juta kami bikin program tersebut," ujar Bimo. TSTJ juga membuka donasi jika masyarakat ingin membantu pakan satwa. Bimo menyebut program ini dikerjakan dengan menggandeng stasiun radio swasta di Solo, Metta FM.

    "Kami membuka donasi untuk pakan satwa dan penjualan tiket bekerjasama dengan Metta FM," ungkapnya. Lebih lanjut Bimo mengungkapkan jumlah satwa yang berada di TSTJ saat ini berjumlah 400 ekor dan dalam keadaan sehat.

    Pemkot Solo dan TSTJ memberikan ajakan kepada masyarakat untuk membeli tiket Bonbin Jurug tersebut. Harga satu tiketnya sebesar Rp20 ribu. Tiket TSTJ bisa dibeli di kantor Radio Metta FM Solo.

    KESIMPULAN

    Berdasarkan penjelasan tersebut maka konten yang beredar di Whatsapp dapat masuk ke dalam kategori False Context atau Konten yang Salah.

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2020/05/22/salah-imbauan-walikota-solo-kita-beli-tiket-kebun-binatang-jurug-karena-pengelola-sudah-tidak-sanggup-memberi-makan-binatang/

    https://www.kominfo.go.id/content/detail/26535/disinformasi-pengelola-kebun-binatang-jurug-solo-tidak-sanggup-memberi-makan-satwa/0/laporan_isu_hoaks

    https://www.tribunnews.com/regional/2020/05/16/pengelola-kebun-binatang-jurug-solo-bantah-tak-sanggup-beri-makan-satwa?page=all

    https://www.instagram.com/p/CAKgLwUhLFG/

    https://tasikmalaya.pikiran-rakyat.com/cek-fakta/pr-06384220/cek-fakta-benarkah-bonbin-tstj-solo-tak-sanggup-biayai-satwa-hingga-jual-tiket-tanpa-kunjungan

    https://headtopics.com/id/pengelola-kebun-binatang-jurug-solo-bantah-tak-sanggup-beri-makan-satwa-tribunnews-com-13059482

    Publish date : 2020-05-22

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.