Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Video “Anak kucing di injak Kajadian di Slangor Malaysia”
    False Context

    [SALAH] Video “Anak kucing di injak Kajadian di Slangor Malaysia”

    Jane DoePublish date2020-05-12
    Share
    Facebook

    Berita

    BUKAN di Selangor, Malaysia dan tidak terjadi baru-baru ini. Kasus ini sudah dilaporkan sejak 2014 di Honduras. Untuk motif, pelaku memiliki kelainan jiwa yang mencari kepuasan nafsu ( crush-fetish) dengan menginjak hewan seperti kucing dan anjing.


    Akun Elecktrik Indonesia (fb.com/ElectrikIndonesia) mengunggah sebuah video berjudul “Anak kucing di injak” dengan keterangan sebagai berikut:

    “Sungguh biadab apa yang kamu lakukan…..
    Kajadian di Slangor Malaysia”

    HASIL CEK FAKTA

    PENJELASAN

    Berdasarkan hasil penelurusan, klaim bahwa ada kejadian anak kucing yang diinjak di Selangor, Malaysia adalah klaim yang salah.

    Kejadian di video yang diunggah oleh sumber klaim bukan terjadi di Selangor, Malaysia dan tidak terjadi baru-baru ini. Kasus ini sudah dilaporkan sejak 2014 di Honduras.

    Berdasarkan penelusuran dari situs LaPrensa, diidentifikasi pelaku penyiksaan kucing tersebut merupakan dua wanita mahasiswi berusia 22 tahun.

    Pelaku diketahui memiliki kelainan jiwa yang mencari kepuasan nafsu (crush-fetish) dengan menginjak hewan seperti kucing dan anjing. Tindakan penyiksaan hewan di Honduras adalah pelanggaran dan akan dikenakan hukuman kurungan penjara selama 6 tahun dan sejumlah denda.

    Crush fetish adalah fetish dan paraphilia di mana seseorang terangsang secara seksual ketika seseorang menghancurkan benda, makanan, dan kadang-kadang hewan kecil (sering serangga) dengan tubuh mereka, biasanya di bawah kaki mereka, atau ketika menghancurkan diri sendiri.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2020/05/08/salah-video-anak-kucing-di-injak-kajadian-di-slangor-malaysia/

    Publish date : 2020-05-12

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.