Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Fabricated Content»[SALAH] Pesan Berantai “Taman Raya Tahap V Zona Merah COVID-19”
    Fabricated Content

    [SALAH] Pesan Berantai “Taman Raya Tahap V Zona Merah COVID-19”

    Jane DoePublish date2020-05-11
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar pesan berantai yang menyatakan bahwa Taman Raya Tahap V sudah ditetapkan sebagai zona merah dikarenakan ada tiga orang positif virus Corona atau COVID-19. Berikut kutipan narasinya:

    “Info terbaru bapak ibu tamam raya tahap lima positif
    3orang, kronologis pasien kontak dengan kerabat yg pulang
    dari malaysia, dan taman raya tahap 5 ditetapkan zona
    merah. Tim medis yg bertindak awal dari puskesmas
    botania, dan pasien sudah dibawa ke RS galang????”

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa pesan berantai tersebut tidak benar. Dilansir dari batamclick.com, Camat Batam Kota, Aditya Guntur menegaskan kalau berita itu tidak benar alias bohong, alias hoaks.

    “Tidak benar, itu informasi hoaks,” ungkapnya pada Batamclick.

    Dijelaskan mantan Lurah Belian itu, hingga saat ini baru satu orang warga Taman Raya tahap V yang dinyatakan positif Corona, dan kini telah dirawat di rumah sakit.

    “Hanya satu orang, itu saja. Tadi kita rapid tes ada 105 orang, alhamdulillah semua hasilnya NON REAKTIF,” sebutnya.

    Senada dengan Aditya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi juga menegaskan bahwa isi dari pesan berantai tersebut hoaks.

    "Hoaks. Tidak ada itu," kesalnya, Selasa (5/5/2020).

    Menyusul adanya Garin Masjid (marbot) positif corona dengan kasus nomor 34 Batam, tim medis melakukan screning dan tracing closes contact di kawasan Taman Raya Batam Kota.

    Adapun, pada Jumat 8 Mei 2020, Didi menyatakan bahwa 19 orang yang berkontak dengan pasien COVID-19 sudah melakukan swab test dan dinyatakan negatif COVID-19. Sedangkan, satu orang lagi belum diambil swab orofringe.

    Adapun, untuk istilah zona merah COVID-19 perlu dipahami bahwa bila suatu wilayah dikategorikan sebagai zona merah maka itu artinya penularan COVID-19 tidak terkendali. Di zona merah, semua aktivitas sosial ditangguhkan, termasuk pemberhentian sekolah, tempat ibadah, dan perkantoran.

    Semua perjalanan di zona merah akan dibatasi, kecuali beberapa perjalanan yang sifatnya darurat, seperti penyaluran logistik dan penanganan medis. Wilayah di zona merah akan menerapkan intervensi ketat, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia atau lockdown.

    Hingga kini, Batam belum melakukan PSBB. Adapun, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyebutkan bahwa Kota Batam tidak seperti daerah lain yang diwajibkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

    Menurutnya, Batam merupakan sebuah pulau dengan akses masuk terbatas, hanya melalui Bandar Udara dan Pelabuhan Laut.

    "Jadi hanya dua pintu masuk tersebut, sedangkan akses kedua pintu tersebut sudah ditutup pemerintah pusat. Maka, otomatis Batam sudah karantina," ungkap Amsakar yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan COVID-19 pada pewarta, Minggu (10/5).

    KESIMPULAN

    Berdasarkan penjelasan tersebut, maka kabar bahwa Taman Raya Tahap V Zona Merah COVID-19 tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam Fabricated Content atau Konten Palsu.

    Rujukan

    https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1181935772138956/

    https://turnbackhoax.id/2020/05/11/salah-pesan-berantai-taman-raya-tahap-v-zona-merah-covid-19/

    https://batamclick.com/2020/05/05/pesan-berantai-taman-raya-tahap-v-masuk-zona-merah-camat-bilang-itu-hoax/

    https://batam.tribunnews.com/2020/05/05/beredar-pesan-berantai-wa-taman-raya-v-masuk-zona-merah-covid-19-kadinkes-batam-hoaks?page=all

    https://batam.tribunnews.com/2020/05/09/kabar-gembira-19-warga-taman-raya-batam-dipulangkan-hasil-swab-test-covid-19-semuanya-negatif?page=all

    https://kumparan.com/kumparansains/apa-itu-zona-hijau-kuning-oranye-dan-merah-dalam-pandemi-virus-corona-1tILxH8c5AY/full

    https://kumparan.com/kepripedia/wakil-wali-kota-ungkap-alasan-batam-tidak-psbb-1tO2DyouQlc

    https://www.gatra.com/detail/news/478352/ekonomi/ini-sebabnya-psbb-tidak-akan-pernah-diterapkan-di-batam

    Publish date : 2020-05-11

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.