Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Manipulated Content»[SALAH] “Rezim togog Bedebah pasilitasi karantina khusus untuk TKA SILUMAN CHINA”
    Manipulated Content

    [SALAH] “Rezim togog Bedebah pasilitasi karantina khusus untuk TKA SILUMAN CHINA”

    Jane DoePublish date2020-04-06
    Share
    Facebook

    Berita

    Bukan fasilitas karantina khusus untuk TKA Cina. Bangunan itu adalah Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) yang didirikan oleh Yayasan Artha Graha Peduli yang difungsikan sebagai sarana melakukan Rapid Test Covid-19.

    Akun Cindy Maheswary (fb.com/cindy.maheswary) mengunggah beberapa gambar tangkapan layar dengan narasi sebagai berikut:

    “Yg dekat ke pantai puntih Ancol boleh di cek ini ???
    Rezim togog Bedebah pasilitasi karantina khusus untuk TKA SILUMAN CHINA
    REZIM BOTOL”

    Gambar itu adalah gambar tangkapan layar dari tweet akun Twitter MpuAnon yang berisi narasi “Apa ada yang kalian kenal terpapar COVID-19 kemudian dirawat di sini? Lokasi di jalan Pasir Putih Ancol” dan disertai foto bangunan berwarna putih.

    HASIL CEK FAKTA

    PENJELASAN

    Berdasarkan hasil penelusuran anggota grup Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH), klaim bahwa foto bangunan berwarna putih itu adalah fasilitas karantina khusus untuk TKA Cina adalah klaim yang salah.

    Bangunan itu adalah Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) yang didirikan oleh Yayasan Artha Graha Peduli yang difungsikan sebagai sarana melakukan Rapid Test Covid-19.

    “AGP Bersama-sama dengan Yayasan Budha Tzu Chi, Sinarmas, Indofood, dan Central Omega Resources berharap dengan mendirikan Rumkitlap ini dapat mengajak dan menggugah hati dari para stakeholder dan pengusaha lain agar dapat memberikan kontribusi dan keprihatinan terhadap negara kita yang sedang menghadapi bencana wabah Covid-19 dengan membuat Rumkitlap di wilayah lain,” ujar Juru bicara Artha Graha Peduli, Hanna Lilies Puspawati dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2020).

    “Tentunya dengan keterbatasan alat yang ada, kami membuat beberapa kriteria sebagai bahan pertimbangan dalam memutuskan siapa yang tepat untuk diprioritaskan,” kata Wadirut PT Bank Artha Graha International Tbk Christina, Sabtu (28/3).

    Hanna Lilies Puspawati menyampaikan bahwa saat ini Rumkitlap masih diprioritaskan bagi para pekerja Artha Graha Group, Yayasan Artha Graha Peduli (AGP), dan mitra Artha Graha, serta masyarakat umum yang tinggal sekitar radius 500 meter dari rumkitlap.

    Jika ada warga di luar radius 500 meter, yang ingin melakukan tes tersebut, dia menyatakan bisa mendaftarkan diri secara daring ke Sekretariat Rumkitlap AGP dengan persyaratan kesehatan sesuai yang ditentukan.

    Adapun kriteria yang disarankan adalah orang yang menunjukkan gejala seperti demam, batuk, pilek, radang tenggorokan, sesak kurang lebih 14 hari terakhir.

    Selain itu, mereka yang komorbid atau memiliki penyakit penyerta, seperti diabetes, darah tinggi, asma, gagal ginjal, jantung atau stroke.

    Kriteria terakhir adalah orang yang mungkin secara fisik sehat, tapi ada kontak atau di sekitarnya (keluarga, teman kerja, tetangga dekat) sudah terduga atau positif terpapar Covid-19 dalam 14 hari terakhir.

    AGP mengajak para pengusaha, khususnya yang bergabung di Kadin, untuk bersama-sama berkontribusi dalam penanganan Covid-19 dengan membuat Rumkitlap di wilayah-wilayah lain sehingga memudahkan masyarakat dalam melakukan Rapid Test Covid-19 tanpa harus ke RS rujukan.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2020/04/06/salah-rezim-togog-bedebah-pasilitasi-karantina-khusus-untuk-tka-siluman-china/

    Publish date : 2020-04-06

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.