Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] “PDIP USUL KE PEMERINTAH AGAR PESANTREN DI TUTUP SELURUH INDONESIA”
    Misleading Content

    [SALAH] “PDIP USUL KE PEMERINTAH AGAR PESANTREN DI TUTUP SELURUH INDONESIA”

    Jane DoePublish date2020-03-22
    Share
    Facebook

    Berita

    Hoaks lama beredar kembali. Klaim tersebut adalah tangkapan layar dari situs blogspot yang sudah dihapus oleh penyedia layanan. Dalam artikel dengan judul yang memuat klaim itu, sama sekali tidak ditemukan pernyataan dari politikus PDIP yang mengusulkan kepada pemerintah untuk menutup seluruh pesantren di Indonesia.

    Akun Ayah-apnie (fb.com/ayahapnie.ayahapnie) mengunggah sebuah gambar tangkapan layar dengan narasi : “Akhir zaman”

    Dalam gambar tersebut, terdapat narasi:

    “Joko Lelono
    CUKUP VIRALKAN INI DAN DIKOPI KASIKAN KE RAKYAT PLOSOK PLOSOK DESA INSYA ALLAH PASTI TUMBANG DAN PASTI DIBENCI RAKYAT TERUTAMA RAKYAT KAUM PEDE… Lihat lainnya
    11 SEP 2018″

    Dan “PDIP USUL KE PEMERINTAH AGAR PESANTREN DI TUTUP SELURUH INDONESIA – AndebaNews”

    Tutup pesantren

    HASIL CEK FAKTA

    PENJELASAN

    Berdasarkan hasil penelusuran, klaim Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusulkan ke pemerintah agar menutup pesantren di Indonesia adalah hoaks lama yang beredar kembali. Sejumlah pemberitaan pada 2018 menyatakan bahwa artikel yang dimuat oleh blog yang bernama AndebaNews tersebut hoaks.

    Dilansir dari situs cek fakta Turnbackhoax.id, artikel di blog AndebaNews tersebut berasal dari blog ID Sumatera News. Namun, blog itu juga telah dihapus. Adapun dalam artikel di blog AndebaNews itu, tidak ditemukan satu pun pernyataan dari politikus PDIP yang mengusulkan kepada pemerintah untuk menutup seluruh pesantren di Indonesia.

    Verifikasi oleh situs media Jawapos.com pun menyatakan hal yang sama. Artikel di blog AndebaNews tersebut sama sekali tidak menyebutkan bahwa PDIP meminta pemerintah menutup pesantren. Isi artikel itu hanyalah hasil copy-paste dari artikel di situs Suaranasional.com yang berjudul “Sindir Ulama sebagai Peramal dan Belum Lihat Akhirat, Megawati Lecehkan Islam”.

    Dalam artikel di situs Suaranasional.com tersebut, tidak ada pula penjelasan bahwa PDIP meminta pemerintah menutup pesantren. Artikel tersebut hanya membahas pidato Megawati dari pendapat seseorang bernama M. Ibnu Basuki yang disebut sebagai pemikir Islam. Pidato yang dibahas dalam artikel itu diucapkan saat perayaan HUT PDIP ke-44 di Jakarta pada 10 Januari 2017.

    Dikutip dari Detik.com, pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di HUT PDIP ke-44 yang dipermasalahkan oleh imam besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, terdapat pada bagian awal pidato. Mulanya, Megawati menegaskan bahwa PDIP adalah partai ideologis dengan ideologi Pancasila. Dengan diakuinya 1 Juni 1945 sebagai hari lahirnya, Pancasila adalah ideologi sah bangsa Indonesia.

    Namun, menurut Megawati, Pancasila sebagai ideologi bangsa akhir-akhir ini terganggu. Ada sekelompok orang yang berusaha memaksakan ideologi tertutup. “Ideologi tertutup tersebut hanya muncul dari suatu kelompok tertentu yang dipaksakan diterima oleh seluruh masyarakat. Mereka memaksakan kehendaknya sendiri, tidak ada dialog, apalagi demokrasi,” kata Megawati dalam pidatonya.

    Para penganut ideologi tertutup ini melakukan tindakan yang hanya didasarkan pada kekuasaan totaliter. Bagi mereka, teror dan propaganda adalah jalan kunci tercapainya kekuasaan.

    “Tidak hanya itu, mereka benar-benar anti kebhinekaan. Itulah yang muncul dengan berbagai persoalan SARA akhir-akhir ini. Di sisi lain, para pemimpin yang menganut ideologi tertutup pun memosisikan dirinya sebagai pembawa ‘self fulfilling prophecy’, para peramal masa depan. Mereka dengan fasih meramalkan yang akan pasti terjadi di masa yang akan datang, termasuk dalam kehidupan setelah dunia fana, yang notabene mereka sendiri belum pernah melihatnya,” ujar Megawati.

    Kalimat Megawati yang menyebut ‘peramal masa depan’ itulah yang dipersoalkan Rizieq. “Ini ada bukti pidato Megawati. Kami siapkan. Ini yang bilang rukun iman percaya pada hari akhir hanya ramalan. Kalau Megawati tidak diproses, berarti tidak ada keadilan. Ada bukti, ada laporan, wajib diproses tidak? Wajib!” kata Rizieq di Mabes Polri pada 16 Januari 2017.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2020/03/22/salah-pdip-usul-ke-pemerintah-agar-pesantren-di-tutup-seluruh-indonesia/

    Publish date : 2020-03-22

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.