Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Fabricated Content»[SALAH] “Pasar-Pasar Tradisional di Tanjung Karang & Teluk Betung Mulai Besok Ada yang Tutup 3 Hari SD 5 Hari”
    Fabricated Content

    [SALAH] “Pasar-Pasar Tradisional di Tanjung Karang & Teluk Betung Mulai Besok Ada yang Tutup 3 Hari SD 5 Hari”

    Jane DoePublish date2020-03-23
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar informasi melalui pesan berantai Whatsapp yang menyatakan akan ada penutupan sejumlah pasar di Tanjung Karang & Teluk Betung, Lampung. Disebutkan dalam pesan tersebut alasan penutupan karena akan dilakukan penyemprotan sterilisasi dari pemerintah. Berikut kutipan narasinya:

    “Utuk saudara” yg mau beli
    obat/ vitamin utk persediaan d
    rumah,,,,belilah sekarang,karna stok
    obat vitamin yg lg dibutuhkan saat
    ini stoknya sdh menipis,, Distributor
    Farmasi obat”an & Expedisi byk yg
    diliburkan.

    Beberapa Pasar” Tradisional d
    Tjk.Karang & Teluk Betung mulai
    besok ada yg tutup 3hr SD 5hr
    karna mau d Semprot/Disterilisasi,
    dr pemerintah,,,, Jadi yg mau beli
    Sayur”an belilah sekarang,,,”

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa informasi tersebut sudah dibantah oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandar Lampung. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandar Lampung Ahmad Nurizki menegaskan, bahwa instruksi penutupan pasar tradisional dan swalayan adalah hoaks.

    “Atas nama tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung menyampaikan kepada warga bahwa merebaknya isu tentang penutupan pasar, swalayan yang beredar di medsos, kami pastikan bahwa berita tersebut adalah hoaks yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya,” tegas Rizki.

    Menurutnya, sampai hari ini, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN tidak memberikan arahan dan surat edaran terkait dengan penutupan warung, swalayan, pasar dan lainn sebagainya.

    “Kami sampaikan juga kegiatan pasar masih tetap berjalan seperti biasa kami berharap warga kota Bandar Lampung bersama mewaspadai keluarga, sama-sama kita berdoaa semoga wabah ini segera berlalu,” lanjutnya.

    Senada dengan Rizki, Kepala BPBD Bandar Lampung Syamsul Rahman, melalui Sekretaris M. Rizki, menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar. Sementara ini, pihaknya juga belum mendapat perintah dari Wali Kota Bandar Lampung untuk melakukan penyemprotan desinfektan disejumlah pasar.

    "Tentang berita pasar ditutup karena akan ada penyemprotan disinfektan tidak benar. Karena tim gugus tugas covid-19 Kota Bandar Lampung belum mengagendakan penyemprotan desinfektan di pasar," pungkasnya.

    KESIMPULAN

    Berdasarkan hal tersebut, maka dapat dikatakan informasi dalam pesan berantai melalui Whatsapp tersebut tidak benar. Oleh sebab itu, konten tersebut masuk ke dalam kategori Fabricated Content atau Konten Palsu.

    Rujukan

    https://web.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1141976272801573/

    https://turnbackhoax.id/2020/03/23/salah-pasar-pasar-tradisional-di-tanjung-karang-teluk-betung-mulai-besok-ada-yang-tutup-3-hari-sd-5-hari/

    https://web.facebook.com/diskominfobandarlampung/photos/a.529859694108362/874751722952489/?type=3&theater (

    https://archive.vn/eh6co)

    https://web.facebook.com/watch/?v=634908930629693 (

    https://archive.fo/rputq)

    https://www.lampost.co/berita-hoaks-pemkot-bandar-lampung-tutup-pasar-tradisional-dan-swalayan.html

    https://www.saibumi.com/artikel-100541-pasar-dan-warung-harus-tutup-karena-virus-corona-kadiskominfo-itu-hoax.html

    Publish date : 2020-03-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.