Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Minta Rakyat Boikot Medsos Demi Jaga Nama Baik Negara
    CekFakta

    Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Minta Rakyat Boikot Medsos Demi Jaga Nama Baik Negara

    Jane DoePublish date2026-10-21
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan Presiden Prabowo meminta rakyat Indonesia memboikot media sosial demi menjaga nama baik negara. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 19 Oktober 2026. Dalam unggahannya terdapat foto Presiden Prabowo dengan narasi:
    "Prabowo Minta Rakyat seluruh Indonesia serukan Boikot facebook,Thread, Instagram dan tiktok demi jaga negara kita agar menjaga nama baik negara"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Drpd boikot internet lebih baik lengser kan wowo"
    Lalu benarkah postingan Presiden Prabowo meminta rakyat Indonesia memboikot media sosial demi menjaga nama baik negara?
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan tidak menemukan informasi valid pernyataan Presiden Prabowo meminta rakyat memboikot media sosial.
    Penelusuran dilanjutkan dan kami menemukan foto yang identik dengan postingan. Foto itu diunggah akun Instagram @pojok_jabar pada 15 Oktober 2026.
    Unggahan itu tidak terkait permintaan Presiden Prabowo agar rakyat memboikot media sosial namun tanggapan terkait Karhutla di Indonesia.
    "Prabowo Subianto mengaku terkejut mengetahui luas lahan karhutla yang masih dalam proses pemadaman kini tersisa sekitar 639 hektare. Angka tersebut disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada 12 Oktober 2026," bunyi unggahan tersebut.
    Sementara foto asli diambil dari video Sekretariat Presiden di Youtube berjudul "Presiden Prabowo Pimpin Ratas Perkembangan Penanganan Karhutla, Istana Merdeka, 12 Oktober 2026".

    HASIL CEK FAKTA

    KESIMPULAN


    Postingan Presiden Prabowo meminta rakyat Indonesia memboikot media sosial demi menjaga nama baik negara adalah hoaks.

    Rujukan

    https://www.youtube.com/watch?v=wlo-d5Q1lmw

    https://presidenri.go.id/siaran-pers/pemerintah-intensifkan-penanganan-karhutla-operasi-darat-dan-udara-terus-dioptimalkan/

    https://www.instagram.com/pojok_jabar/reel/DeeVUwyNLWr/

    Publish date : 2026-10-21

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.