Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Bansos PKH 2026 Rp 1,7 Juta
    CekFakta

    Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Bansos PKH 2026 Rp 1,7 Juta

    Jane DoePublish date2026-09-30
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim link pendaftaran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Rp 1,7 juta per orang. Klaim pendaftaran itu beredar di media sosial Facebook pada 26 September 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "BANSOS PKH 2026
    BANTUAN SOSIAL PKH MERATA UNTUK MASYARAKAT INDONESIA
    BANTUAN PKH SEBESAR Rp.1.700.000, Per Orang.
    Daftarkan Diri Anda Dibawah Ini & Ikuti Persyaratannya.
    Daftar Sekarang⬇️".
    Unggahan menyertakan foto Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf dan juga adanya tulisan sebagai berikut:
    "BANSOS GO DIGITAL
    CEK STATUS PENERIMAAN BANSOS ANDA SECARA ONLINE BANTUAN SENILAI Rp 1.500.000
    DISALURKAN MELALUI REKENING BANK ATAU E-WALLET TERDAFTAR".
    Unggahan disertai tautan pendaftaran. Jika tautan diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor WhatsApp aktif.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran bansos PKH Rp 1,7 juta per orang? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     
     

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran bansos PKH Rp 1,7 juta per orang dengan memasukkan kata kunci di mesin pencarian Google "cara daftar bansos pkh". Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Kementerian Sosial berjudul "Cara Terdaftar di DTKS dan Mendapatkan Bantuan Sosial".
    Dalam artikel ini dijelaskan mengenai cara mendaftar bansos lewat aplikasi. Berikut langkah-langkahnya:
    - Unduh dan instal aplikasi Cek Bansos.
    - Buat akun dengan data diri yang lengkap dan valid, termasuk NIK.
    - Unggah dokumen pendukung seperti foto KTP dan rumah.
    - Pilih jenis bantuan yang diinginkan.Kirim pengajuan dan tunggu verifikasi dari Kemensos.
    - Setelah pengajuan, Kemensos akan memverifikasi data. Proses verifikasi ini memastikan bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
    Selain itu, masyarakat juga bisa mendaftarkan diri secara langsung ke Desa/Kelurahan setempat dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK).
    Penelusuran juga mengarah pada pengumuman dari Kementerian Sosial (Kemensos) di situs resminya berjudul "Waspada Hoaks terkait Bantuan Sosial".
    Berikut isinya:
    "Akhir-akhir ini banyak beredar pesan berantai berisi link/tautan yang di dalamnya terdapat berita bohong (hoaks) terkait pencairan dan/atau pendaftaran bantuan sosial.
    Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial.
    Adapun penerima bantuan sosial Program Kartu Sembako/ BPNT dan PKH adalah masyarakat yang telah terdaftar ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), jika masyarakat layak menerima namun belum terdaftar dalam DTKS, bisa diusulkan Pemerintah Daerah atau mengajukan melalui Aplikasi Cek Bansos di menu Usul-Sanggah.
    Masyarakat diimbau agar selalu mengecek ulang kebenaran berita dan tidak ikut menyebarkannya."
     

    KESIMPULAN


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com klaim link pendaftaran bansos PKH Rp 1,7 juta per orang seperti yang beredar di Facebook merupakan hoaks.

    Rujukan

    https://kemensos.go.id/index.php/cara-terdaftar-di-dtks-dan-mendapatkan-bantuan-sosial

    https://kemensos.go.id/waspada-hoaks-terkait-bantuan-sosial

    Publish date : 2026-09-30

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.