Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»CekFakta»Cek Fakta: Hoaks, Foto Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda Terdampar di Pulau Seribu
    CekFakta

    Cek Fakta: Hoaks, Foto Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda Terdampar di Pulau Seribu

    Jane DoePublish date2026-09-29
    Liputan 6
    Share
    Facebook

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim foto lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda ditemukan terdampar di Pulau Seribu. Klaim foto yang memperlihatkan lima wartawan tersebut beredar di Facebook pada 19 September 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "KAMI TERDAMPAR DI PULAU SERIBU 
    UPDATE: WARTAWAN DITEMUKAN TERDAMPAR DI PULAU SERIBU
    Setelah Hilang Kontak, Kelima Wartawan Akhirnya Ditemukan dalam Keadaan Selamat."
    Dalam unggahannya itu, juga adanya caption yang mengucapkan rasa syukur jika kelima jurnalis itu ditemukan.
    "5 𝙅𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨 𝙃𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜 ,𝘿𝙞 𝙏𝙚𝙢𝙪𝙠𝙖𝙣
    5 Jurnalis yang hilang kontak diduga terdampar di Pulau Seribu. Alhamdulillah mereka di temukan dalam keadaan selamat".
    Lalu benarkah klaim foto lima jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda ditemukan terdampar di Pulau Seribu? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    HASIL CEK FAKTA


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan menggunakan Google Lens. Hasilnya ditemukan foto identik yang diunggah oleh Lombok.inews.id berjudul "PFI Pusat Perkuat Koordinasi SAR Cari Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau" yang tayang 9 September 2026.
    Dalam foto itu, lima jurnalis tidak memegang selembar papan seperti klaim foto yang beredar. Selain itu, pada bagian depan kapal atau sekeliling kapal terlihat berbeda. Dalam foto yang diposting kapal yang ditumpangi para jurnalis berada di tengah laut.
    Sedangkan, pada foto asli kapal tersebut berada di sebuah dermaga dan dikelilingi kapal lainnya.
    Penelusuran juga dilakukan dengan menggunakan mesin pencarian Google dengan kata kunci "lima jurnalis hilang kontak di selat sunda".  Hasilnya artikel dari Tribratanews tanggal 23 September 2026 berjudul "Kapolda Banten: Kapal Pembawa Lima Jurnalis Masih Belum Ditemukan, Tim SAR Terus Mencari" menjelaskan hingga kini pencarian masih terus dilakukan meski dalam skala kecil.
    Di sisi lain tim SAR gabungan telah mengakhiri pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal Arupadhatu 1 pada 17 September 2026 lalu. Selama 10 hari pencarian, tidak ditemukan tanda-tanda adanya kapal cepat Arupadhatu 1 maupun delapan penumpangnya.
    "Dari semua yang kita evaluasi, diawal tadi tentang aturan kami di Basarnas ini, operasi SAR tujuh hari, ketujuh juga kita lakukan pencarian tidak ada tanda-tanda, objek juga, tadi sudah disampaikan Polair dan TNI AL juga. Kalau kami mengacu pada peraturan kami tersebut, seharusnya kita sudah closed," ujar Kepala Basarnas Banten Al Amrad.

    KESIMPULAN


    Berdasarkan penelusuran Cek Fakta Liputan6.com klaim foto lima jurnalis yang hilang kontak ditemukan terdampar di Pulau Seribu merupakan hoaks.

    Rujukan

    https://lombok.inews.id/read/714679/pfi-pusat-perkuat-koordinasi-sar-cari-lima-jurnalis-hilang-kontak-di-perairan-anak-krakatau

    https://tribratanews.polri.go.id/blog/nasional-3/kapolda-banten-kapal-pembawa-lima-jurnalis-masih-belum-ditemukan-tim-sar-terus-mencari-106324

    https://www.liputan6.com/regional/read/8294034/andra-soni-respons-basarnas-hentikan-pencarian-jurnalis-hilang-kontak  

    Publish date : 2026-09-29

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.