Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Panas El Nino Berkaitan dengan Gelombang Frekuensi HAARP
    Misleading Content

    [SALAH] Panas El Nino Berkaitan dengan Gelombang Frekuensi HAARP

    Jane DoePublish date2026-09-23
    Share
    Facebook

    Berita

    Akun Instagram “ngajiroso” pada Sabtu (13/8/2026) membagikan video [arsip] diskusi yang membahas soal fenomena pemanasan suhu permukaan laut di atas rata-rata normal yang terjadi di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur atau yang biasa disebut fenomena El Nino diklaim dikontrol oleh HAARP. Berikut narasi yang dibicarakan dalam video tersebut:

    “Tapi El Nino ini panasnya ini panas bener loh pak sekarang ini. Bang. Apakah hanya kemarau aja atau karena ada sugesti itu tadi, Pak?. Pernah, pernah panasin roti di microwave? Pernah ya sudah itu. That's how, cara kerjanya. Jadi gelombang microwave itu sedang diciptakan?. itu yang HAARP itu, makaitu namanya High-Frequency Active Auroral Research Program. Maka itu kalau kita naik pesawat seperti ada gelombangnya itu, awannya bergelombang.”

    Video tersebut menampilkan Dharma Pongrekun, purnawirawan Polri yang pernah mencalonkan diri sebagai calon gubernur Jakarta pada Pilkada 2024. Dalam sejumlah kesempatan, Dharma juga menyampaikan pandangan terkait teori konspirasi seputar kesehatan, pandemi, dan globalisasi yang mendapat perhatian publik karena berbeda dari narasi yang umum beredar.

    TurnBackHoax sudah beberapa kali membantah pernyataan Dharma, seperti pada beberapa artikel berikut:

    1. [SALAH] Vaksinasi HPV Bisa Membahayakan Nyawa Anak
    2. [SALAH] Listrik dan ATM Bakal Mati selama 7 Hari
    3. [SALAH] Chemtrails di Langit Bekasi Dan Jawa Barat diklaim Sebagai Cuaca dan Penyakit Buatan
    4. [SALAH] Vaksin HPV Sebabkan Rahim Kering dan Kemandulan
    5. [SALAH] Pandemic Treaty: Ada Denda untuk Masyarakat Penolak Vaksin
    6. [SALAH] WHO Berlakukan Denda 500 Juta Untuk Penggunaan Pengobatan Alternatif
    7. [SALAH] Covid-19 Sudah Direncanakan oleh Rockefeller Foundation dan Orang yang Divaksin akan Dikontrol AI

    Hingga Rabu (23/9/2026) unggahan video tersebut menuai lebih dari 10.000 tanda suka dan hampir 200 komentar.

    HASIL CEK FAKTA

    Disadur dari artikel periksa fakta AFP.

    El Nino merupakan fenomena iklim alami yang menyebabkan perubahan pola angin, tekanan udara, dan curah hujan. Di Indonesia, fenomena ini biasanya menyebabkan musim kemarau berlangsung lebih panjang serta dapat meningkatkan risiko kekeringan, penurunan produksi pangan, dan kebakaran hutan yang berdampak pada kualitas udara.

    Sejumlah ilmuwan yang diwawancarai AFP membantah klaim bahwa fenomena El Nino di Indonesia disebabkan atau dikendalikan oleh HAARP. Profesor Dietmar Dommenget dari Monash University menjelaskan bahwa El Nino terjadi akibat perubahan pola sirkulasi atmosfer dan laut yang menyebabkan air hangat menumpuk di wilayah timur Pasifik tropis.

    Menurut Dommenget, pemanasan yang berkaitan dengan El Nino juga terjadi hingga lapisan bawah permukaan laut. Sementara itu, gelombang radio dan mikro tidak dapat menembus hingga lapisan tersebut. Dengan demikian, tidak terdapat mekanisme yang memungkinkan gelombang HAARP memicu atau mengendalikan fenomena El Nino.

    Dosen Ilmu Iklim University of Melbourne, Mandy Freund, juga mengatakan tidak ada bukti maupun mekanisme fisik yang menghubungkan El Nino dengan gelombang radio berdaya tinggi. Ia menjelaskan bahwa penelitian HAARP berfokus pada ionosfer, lapisan atmosfer yang berada jauh di atas troposfer, tempat sebagian besar fenomena cuaca terjadi.

    Profesor Ilmu Atmosfer dari University of Leeds, John Marsham, turut menyatakan bahwa gangguan dalam skala HAARP tidak mungkin memengaruhi cuaca maupun fenomena seperti El Nino. Ia menjelaskan bahwa perubahan iklim akibat pembakaran bahan bakar fosil dapat memperburuk dampak El Nino dan cuaca ekstrem, tetapi bukan menjadi penyebab terjadinya fenomena tersebut.

    TurnBackHoax sebelumnya telah beberapa kali membantah klaim yang mengaitkan HAARP dengan pengendalian cuaca maupun bencana alam, seperti pada artikel:

    1. [SALAH] Mesin Aneh HAARP Terlihat di Langit Turki yang Menyebabkan Gempa Bumi
    2. [SALAH] HAARP Digunakan untuk Mengendalikan Badai Salju yang Menggagalkan Kampanye Donald Trump di Kaukus Iowa
    3. [SALAH] Erupsi Gunung di Indonesia Berkaitan dengan HAARP

    KESIMPULAN

    Faktanya, tidak ada bukti maupun mekanisme fisik yang menunjukkan gelombang radio berdaya tinggi dari HAARP dapat menyebabkan atau mengendalikan fenomena El Nino. Fenomena El Nino merupakan proses alamiah yang terjadi akibat perubahan pola sirkulasi atmosfer dan laut. Jadi, unggahan berisi klaim “panas El Nino berkaitan dengan gelombang frekuensi HAARP” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    https://periksafakta.afp.com/doc.afp.com.C7HQ8T8

    https://turnbackhoax.id/articles/12170-salah-mesin-aneh-haarp-terlihat-di-langit-turki-yang-menyebabkan-gempa-bumi

    https://turnbackhoax.id/articles/15562-salah-haarp-digunakan-untuk-mengendalikan-badai-salju-yang-menggagalkan-kampanye-donald-trump-di-kaukus-iowa

    https://turnbackhoax.id/articles/36590-salah-erupsi-gunung-di-indonesia-berkaitan-dengan-haarp

    https://turnbackhoax.id/articles/32624-salah-vaksinasi-hpv-bisa-membahayakan-nyawa-anak

    https://turnbackhoax.id/articles/31874-salah-listrik-dan-atm-bakal-mati-selama-7-hari

    https://turnbackhoax.id/articles/31845-salah-chemtrails-di-langit-bekasi-dan-jawa-barat-diklaim-sebagai-cuaca-dan-penyakit-buatan

    https://turnbackhoax.id/articles/28595-salah-vaksin-hpv-sebabkan-rahim-kering-dan-kemandulan

    https://turnbackhoax.id/articles/26763-salah-pandemic-treaty-ada-denda-untuk-masyarakat-penolak-vaksin

    https://turnbackhoax.id/articles/20859-salah-who-berlakukan-denda-500-juta-untuk-penggunaan-pengobatan-alternatif

    https://turnbackhoax.id/articles/19869-salah-covid-19-sudah-direncanakan-oleh-rockefeller-foundation-dan-orang-yang-divaksin-akan-dikontrol-ai

    https://www.instagram.com/p/Db-isIGxeUa/c/18386236936202189/

    https://archive.ph/wip/KRMrX

    Publish date : 2026-09-23

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.