Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Video "Laut Merak Kering Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau"
    Misleading Content

    [SALAH] Video "Laut Merak Kering Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau"

    Jane DoePublish date2026-09-17
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun TikTok “imamsuyuti544” pada Minggu (6/9/2026), isinya memperlihatkan air laut yang surut. 

    Di video tersebut terdapat narasi:

    “krakatau erupsi

    laut merak kering

    surut jauh ketengah

    pertanda apa ya”

    Hingga Kamis (17/9/2026), konten itu mendapat hampir 12.000-an tanda suka dan dibagikan ulang 5.200-an kali.

    HASIL CEK FAKTA

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan gambar serupa dari pemberitaan kompas.com “Viral, Video Pantai Sampur Airnya Surut dan Kering, Warganet Kaitkan dengan Tsunami, Ini Kata BPBD Babel” yang tayang Oktober 2022.

    Diketahui, konteks asli dokumentasi tersebut adalah momen air laut yang surut karena dipengaruhi fenomena pasang surut air laut dan gaya tarik bulan yang besar di Pantai Sampur, Desa Kebintik, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Babel.

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “laut merak kering imbas erupsi gunung anak krakatau”. Hasilnya, ditemukan pemberitaan detik.com "Anak Krakatau Erupsi, BMKG: Belum Ada Anomali Muka Air Laut di Selat Sunda".

    Berdasarkan pemberitaan yang tayang Minggu (6/9/2026) tersebut, diketahui bahwa BMKG menyatakan belum menemukan adanya anomali muka air laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan pemantauan melalui 20 tsunami gate di sekitar Selat Sunda serta high frequency radar di Pantai Carita dan Tanjung Lesung, hingga pukul 07.00 WIB pada Minggu (6/9/2026) tidak terdeteksi adanya potensi tsunami.

    KESIMPULAN

    Konteks asli dokumentasi adalah momen air laut yang surut karena dipengaruhi fenomena pasang surut air laut dan gaya tarik bulan yang besar di Pantai Sampur, Desa Kebintik, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Babel. Jadi, unggahan video berisi klaim "laut merak kering imbas erupsi gunung anak krakatau" itu merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

    https://vt.tiktok.com/ZSqjeGdAT/

    https://archive.ph/5Q6Ic

    https://www.kompas.com/tren/read/2022/10/13/112800565/viral-video-pantai-sampur-airnya-surut-dan-kering-warganet-kaitkan-dengan

    https://news.detik.com/berita/d-8650703/anak-krakatau-erupsi-bmkg-belum-ada-anomali-muka-air-laut-di-selat-sunda

    Publish date : 2026-09-17

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.