Berita
Beredar video [arsip] dari akun Facebook “Bang Hariyono” pada Senin (17/8/2026) yang menampilkan sebuah jalan rusak parah yang diklaim akibat dari gempa susulan Pulau Flores. Berikut narasi lengkapnya:
“Situasinya serius banget dampak gempa susulan M 5.8 di Flores NTT.
Gempa susulan M 5.8 guncang Pulau Flores, Kamis pagi.`
Jalan retak parah, truk nyaris terperosok, dan longsor Gunung Api Anak Ranaka mengarah ke perkampungan.
3 kampung di bawahnya kini dalam kondisi waspada.
Do'akan Saudara Kita di Flores di Kolom Komentar.👇
#PrayForFlores #GempaNTT #InfoBMKG #Longsor”
Hingga Kamis (10/9/2026) unggahan telah mendapatkan 3.200-an suka, 50-an komentar dan telah dibagikan 80 kali oleh pengguna Facebook lainnya.
HASIL CEK FAKTA
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar dari video melalui Google Lens. Hasil penelusuran mengarah pada artikel pikiranrakyat.com berjudul “Akses Jalan Terputus, Jalur Wisata Tertutup Longsor” yang tayang Jumat (19/12/2025). Dalam artikel dijelaskan kejadian tersebut terjadi di Kabupaten Sukabumi tepatnya jalan nasional Kiaradua-Simpenan-Bagbagan terputus akibat pergeseran tanah dan longsor.
Sementara itu video serupa ditemukan di akun Instagram “infojawabarat” yang diunggah Kamis (18/12/2025). Keterangan pada video juga menyebutkan jalan nasional penghubung Kabupaten Sukabumi dengan Pelabuhan Ratu lumpuh total akibat bencana alam yang terjadi.
Melansir artikel Kompas.com berjudul “Gempa Susulan di Flores Capai 13.156 Kali, BMKG: Pola Penurunan Mulai Terlihat” yang tayang Senin (7/9/2026), BMKG mengatakan bahwa gempa bumi susulan telah terjadi sebanyak 13.156 kali dengan magnitudo terbesar 6,2 dan terkecil 0,9. BMKG juga memperkirakan gempa susulan masih akan terjadi sekitar tiga hingga empat minggu ke depan.
KESIMPULAN
Rujukan
Publish date : 2026-09-10

