Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] “jangan ke Kokas dulu ya, mall di lockdown karena salah satu staff diatas ada yang suspect Covid-19”
    False Context

    [SALAH] “jangan ke Kokas dulu ya, mall di lockdown karena salah satu staff diatas ada yang suspect Covid-19”

    Jane DoePublish date2020-03-16
    Share
    Facebook

    Berita

    Manajemen Kota Kasablanka (Kokas) membantah isu yang beredar bahwa Mal Kokas diisolasi (lockdown) lantaran terdapat pengunjung ataupun pekerja yang terjangkit virus corona (Covid-19). Pelaku penyebar kabar hoaks itu pun telah memberikan klarifikasinya.

    Beredar informasi yang berisi klaim bahwa mall Kota Kasablanka (Kokas) di lockdown.

    “OMD Indonesia, Office Tower 33rd Floor Unit H, Jl. Casablanca Raya Kav. 88, Jakarta Selatan 12870. jangan ke Kokas dulu ya, mall di lockdown karena salah satu staff diatas ada yang suspect Covid-19,” bunyi pesan berantai tersebut.

    HASIL CEK FAKTA

    PENJELASAN

    Manajemen Kota Kasablanka (Kokas) membantah isu yang beredar bahwa Mal Kokas diisolasi (lockdown) lantaran terdapat pengunjung ataupun pekerja yang terjangkit virus corona (Covid-19). Pelaku penyebar kabar hoaks itu pun telah memberikan klarifikasinya.

    Dalam akun instagram Kota Kasablanka, manajemen menegaskan kabar itu hoax. Mal Kota Kasablanka tidak di-lockdown dan masih beroperasi seperti biasa.

    “Sampai saat ini, isu yang beredar TIDAK BENAR dan Kota Kasablanka tetap beroperasi seperti biasa,” tulis akun tersebut dilihat Jumat (13/3/2020).

    “Sebenarnya Mal (Kokas) itu tidak ada di-lockdown sama sekali. Jadi kita sudah klarifikasi juga isu itu tidak benar dan mal itu beroperasi seperti biasa,” kata Marketing Communication Kota Kasablanka, Monica kepada Republika.co.id, Jumat (13/3).

    Monica juga membantah kabar bahwa terdapat pengunjung ataupun pegawai Kokas yang positif terjangkit Covid-19. “Tidak ada pengunjung yang seperti itu (menunjukkan gejala Covid-19).

    Ia menjelaskan, kabar hoaks itu pertama kali beredar pada Jumat pagi lewat cuitan salah satu akun Twitter @malasariputri. Lalu, kabar itu pun beredar luas. Mengetahui ada isu kabar tersebut, Monica segera melakukan pengecekan di Mal Kokas. Nyatanya, mal masih beroperasi seperti biasa. Pengunjung masih berdatangan dan acara pameran juga berlangsung normal.

    Oleh karena itu, pihaknya segera meminta klarifikasi kepada pelaku penyebaran isu hoaks tersebut. “Jadi ternyata dia menuliskan twit itu berdasarkan kecemasan pribadi dia sendiri terhadap isu corona,” ujar Monica.

    Twit itu pun akhirnya, kata Monica, sudah dihapus oleh pelaku penyebar. Pelaku pun telah mengunggah twit berisikan klarifikasi atas kabar bohong tersebut.

    “Melalui surat ini, saya bernama Kintan Andyarmalasari Putri berkamksud untuk menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf kepada Building Management dari Gedung 88 Kota Kasablanka atas status twitter saya (@malasariputri) mengenai informasi suspect corona di Gedung 88 atau Gedung Prudential, bahwasanya informasi yang saya sampaikan tersebut tidak benar,” demikian bunyi surat klarifikasi dari penyebar kabar hoaks tersebut yang diunggah di akun Twitter-nya.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2020/03/13/salah-jangan-ke-kokas-dulu-ya-mall-di-lockdown-karena-salah-satu-staff-diatas-ada-yang-suspect-covid-19/

    Publish date : 2020-03-16

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.