Berita
Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan Menkokumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyebut jangan menyalahkan ormas dalam kericuhan 27 Agustus 2026. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 2 September 2026.
Dalam postingannya terdapat foto Yusril dengan narasi:
"Pedagang Kaca Dikroyok Saat Kericuhan, Yusril: Jangan Salahkan Ormas"
Akun itu menambahkan narasi:
"Pedagang kaca dikroyok saat kricuhan, yusril; jangan salahkan ormas"
Lalu benarkah postingan Menkokumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyebut jangan menyalahkan ormas dalam kericuhan 27 Agustus 2026?
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan bantahan dari Yusril. Bantahan itu disampaikan dalam akun Instagramnya @yusrilihzamhd pada 4 September 2026.
"Pernyataan yang menyebutkan "Pedagang Kaca Dikroyok Saat Kericuhan, Yusril: Jangan Salahkan Ormas" adalah TIDAK BENAR / HOAKS. Menko Yusril Ihza Mahendra tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut dalam kesempatan apa pun.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi palsu yang disebarkan pihak tidak bertanggung jawab.
Mari bersama mewujudkan ruang digital yang sehat dengan selalu saring sebelum sharing."
Di sisi lain, Yusril memang mengeluarkan pernyataan terkait sejumlah peristiwa yang terjadi pasca aksi demonstrasi 27 Agustus 2026. Pernyataan itu ditulis Liputan6.com dalam artikel berjudul "Kasus Kematian Bambang Masih Diselidiki, Yusril Imbau Warga Tak Terprovokasi" yang tayang 30 Agustus 2026.
Yusril menegaskan sampai saat ini aparat penegak hukum belum menyimpulkan keterlibatan individu, kelompok masyarakat, ataupun organisasi kemasyarakatan tertentu dalam kasus tersebut.
"Pendalaman sedang dilakukan untuk sampai pada kesimpulan siapa yang menyuruh, siapa yang menggerakkan, dan siapa yang melakukan penganiayaan. Terhadap mereka yang berdasarkan bukti terbukti bertanggung jawab, tentu akan diambil langkah penegakan hukum yang tegas," ujarnya.
"Aparat penegak hukum tidak menuduh siapa pun yang terlibat dalam aksi penganiayaan, baik perorangan, kelompok, maupun ormas tertentu," tutur Yusril.
HASIL CEK FAKTA
KESIMPULAN
Postingan Menkokumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyebut jangan menyalahkan ormas dalam kericuhan 27 Agustus 2026 telah diklarifikasi.
Rujukan
Publish date : 2026-09-07

