Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Misleading Content»[SALAH] Video Angin Puting Beliung Menerjang Sukabumi
    Misleading Content

    [SALAH] Video Angin Puting Beliung Menerjang Sukabumi

    Jane DoePublish date2020-03-11
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar postingan video yang diklaim sebagai bencana alam puting beliung di Sukabumi. Postingan tersebut beredar di Twitter dan dibagikan pada tanggal 3 Maret 2020. Berikut kutipan narasinya:

    “Innaa lilllaahi..... angin puting beliung menerjang Sukabumi.... semoga tidak ada korban jiwa...”

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa video tersebut bukanlah video mengenai bencana puting beliung di Sukabumi. Peristiwa sebenarnya dalam video itu ialah bencana puting beliung pada tanggal 11 Januari 2019 di Rancaekek, Bandung.

    Hal itu diketahui dari postingan @ElshintaBandung pada tanggal 11 Januari 2019 yang mencuitkan kembali cuitan akun @abdiagoes91. “16.11: RT @abdiagoes91 Inilah angin puting beliung di daerah Rancaekek, yang sempat terekam. #VisiGenerasiKini,” cuit akun @ElshintaBandung.

    Selain itu, ditemukan pula sejumlah pemberitaan terkait bencana alam yang terjadi di bulan Januari 2019 tersebut. Berikut kutipan pemberitaannya:

    Dari liputan6.com:
    […] Puting Beliung Terjang Rancaekek, Ratusan Rumah Rusak dan Warga Terluka

    Liputan6.com, Bandung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung merilis data sementara wilayah terdampak angin puting beliung di wilayah Rancaekek.

    Menurut keterangan BPBD, angin puting beliung paling berdampak di tiga titik, yakni di Kampung Papanggungan, Kampung Jati Sari dan Komplek Perum Rancaekek Permai 2, Desa Jelegong.

    Adapun kerusakan akibat bencana tersebut membuat ratusan rumah mengalami kerusakan. Di Kampung Jati Sari Rt 01 Rw 14, sebnyak 15 unit rumah rusak berat. Sedangkan di Kampung Papanggungan RT 02 RW 06, sebanyak 50 unit rumah rusak ringan.

    Sebanyak 300 unit menimpa wilayah Komplek Rancaekek Permai 2. Masing-masing di blok D, C dan E. Adapun korban akibat puting beliung yang terjadi sore tadi yaitu sebanyak 15 orang mengalami luka ringan dan satu luka berat.

    BPBD telah berkoordinasi dengan pihak Desa Jelegong dan Satpol PP Kecamatan Rancaekek untuk penyesuaian data kerusakan awal.

    "Untuk kebutuhan mendesak saat ini adalah tenda pengungsi sementara, terpal, alat penerangan, bahan makanan dan air bersih," ujar Kepala BPBD Kabupaten Bandung, Akhmad Johara, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/1/2019).

    Sementara itu, juru bicara Kantor SAR Bandung Joshua Banjarnahor menyampaikan, hasil penanganan sementara tim SAR yakni membantu penyelamatan warga yang mengalami luka-luka. Korban luka selanjutnya dibawa ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan penanganan medis.

    "Korban luka satu orang dibawa ke Puskesmas," katanya.

    Ia menyebutkan, kondisi terkini korban puting beliung sudah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. "Dibawa ke kantor desa dan ada yang mengungsi ke rumah keluarganya. Yang terluka sebagian besar pemulihan di tempat," kata Joshua. […]

    Dari tempo.co:

    […] BNPB: 640 Rumah di Rancaekek Rusak Diterjang Puting Beliung

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 640 unit rumah rusak akibat angin puting beliung yang melanda Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Bencana tersebut terjadi pada Jumat sore, 11 Januari 2019, sekitar pukul 15.15 WIB.

    "Sebanyak 640 unit rumah rusak akibat puting beliung," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Sabtu, 12 Januari 2019.

    Sutopo mengatakan angin puting beliung ini juga menyebabkan korban luka berat sebanyak 1 orang, dan luka ringan 15 orang. Selain itu, 82 keluarga untuk sementara mengungsi akibat bencana itu. "Warga mengungsi di tenda pengungsian serta Masjid At-Taqwa," katanya.

    Sutopo menuturkan penanganan dampak bencana angin puting beliung ini masih terus dilakukan pemerintah daerah serta pihak terkait. Selain itu, kata dia, Bupati Bandung juga menetapkan masa tanggap darurat selama 7 hari terhitung dari 12-18 Januari 2019. "Status tanggap darurat ditetapkan agar ada kemudahan akses karena dampaknya cukup besar," ucapnya.

    Menurut Sutopo, Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mendirikan sarana penanganan bencana seperti 1 unit tenda pengungsian. Tim ini juga menyalurkan 80 unit family kit serta menyediakan 4 tangki air bersih untuk kebutuhan warga terdampak. "Dinas Sosial Kabupaten Bandung juga telah mendirikan dapur umum dan 1 unit tenda pengungsi lain," tuturnya.

    Bencana angin puting beliung ini juga terjadi di beberapa daerah di Pulau Jawa seperti Wonogiri, Karanganyar, Cepu, Boyolali, serta Yogyakarta. Menurut Sutopo, meski dampak angin puting beliung di daerah-daerah tersebut tak banyak, penanganan darurat masih dilakukan oleh BPBD dan aparat terkait. "Khususnya penanganan pohon tumbang, perbaikan rumah, bantuan logistik, dan lainnya kepada masyarakat terdampak," katanya. […]

    KESIMPULAN

    Dari penjelasan tersebut, maka dapat dipastikan bahwa video yang diklaim sebagai bencana alam puting beliung di Sukabumi menyesatkan. Peristiwa sebenarnya dari video tersebut terjadi di Rancaekek, Bandung pada tanggal 11 Januari 2019. Oleh sebab itu, konten postingan sumber masuk ke dalam kategori Misleading Content atau Konten yang Menyesatkan.

    Rujukan

    https://cekfakta.tempo.co/fakta/660/fakta-atau-hoaks-benarkah-angin-puting-beliung-dalam-video-ini-terjadi-di-jawa-barat-pada-awal-maret-2020

    https://turnbackhoax.id/2020/03/11/salah-video-angin-puting-beliung-menerjang-sukabumi/

    Publish date : 2020-03-11

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.