Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»False Context»[SALAH] Video “Perilaku Polisi India Terhadap Wanita yang Membawa Anak”
    False Context

    [SALAH] Video “Perilaku Polisi India Terhadap Wanita yang Membawa Anak”

    Jane DoePublish date2020-03-10
    Share
    Facebook

    Berita

    Bukan polisi India, tetapi polisi Nepal, peristiwa tersebut di daerah Bhaisepati, Lalitpur,Nepal pada 27 Februari 2020

    [NARASI] Perilaku polisi india terhadap wanita yang membawa anak

    HASIL CEK FAKTA

    [PENJELASAN]

    Fanspage Status Lucu 2019 pada tanggal 29 Februari 2020 pukul 22:24 WIB mengunggah video polisi sedang memukul wanita sambil menggendong anak kecil dengan menggunakan tongkat dan mendorongnya sampai tersungkur yang oleh fanspage Status Lucu 2019 dikatakan kejadian itu dilakukan oleh polisi India, dengan narasi sebagai berikut “Perilaku polisi india terhadap wanita yang membawa anak”. Postingan inipun mendapatkan 544 tanggapan, 253 komentar dan 5.651 share saat periksa fakta ini dibuat.

    Setelah ditelusuri, peristiwa tersebut bukan terjadi di India, tetapi di Bhaisepati, Lalitpur,Nepal pada 27 Februari 2020 yang dilakukan oleh Inspektur polisi di Sektor Kepolisian Metropolitan Bungmati.

    Menurut polisi, insiden itu terjadi pada hari Kamis di kediaman Bhainsepati Hem Khatri, seorang pensiunan jenderal Angkatan Darat Nepal, di mana sekelompok wanita telah berkumpul untuk memprotes, “menuntut keadilan” untuk seorang wanita, yang diidentifikasi sebagai Mala Shah, yang telah menuduh bahwa dia menjalin hubungan dengan Khatri. Shah mulai memprotes setelah Khatri diduga memutuskan kontak dengannya, menurut Inspektur Senior Tek Prasad Rai, kepala Polisi Lalitpur. Hema Shrestha, wanita yang terlihat dipukuli, ada di sana untuk mendukung Shah dalam protesnya.

    Dilansir dari radiokantipur.com “Investigasi telah dimulai pada Inspektur Poudel setelah menikam Hema Shrestha, seorang peserta dalam tim yang mengepung rumah Rathi Hem Khatri, seorang pensiunan asisten Tentara Nepal di Bhansapati.

    Inspektur Poudel kemarin diduga melobi Shrestha, yang menyebut dirinya ekspedisi, selama perselisihan antara Khatri dan seorang wanita bernama Mala Shah.

    Video Inspektur Poudel yang memanas di Shrestha yang menggendong bayi itu beredar di media sosial.

    Mengikuti arahan dari Markas Besar Kepolisian, Kampus Polisi Metropolitan, Lalitpur, telah membentuk komite investigasi beranggotakan tiga orang yang dipimpin oleh SP Durga Singh”.

    Sedangkan laporan dari onlinekhabar.com polisi tersebut sudah dipindahkan dari Polisi Metropolitan Bhaisepati.
    “Kepala Polisi Metropolitan Range, Lalitpur, SSP Tek Prasad Rai, menginformasikan bahwa Paudel telah dipindahkan ke Jawalakhel setelah insiden tersebut. Inspektur Sujit Ojha yang baru diangkat telah ditunjuk untuk Lingkaran Polisi Metropolitan, Bhaisepati”.

    KESIMPULAN
    Benar kejadian dalam video tersebut seorang polisi memukul seorang wanita yang sedang menggendong anak kecil yang sedang melakukan protes.
    Kejadian bukan di India tetapi di Nepal.

    KESIMPULAN

    Rujukan

    https://turnbackhoax.id/2020/03/06/salah-video-perilaku-polisi-india-terhadap-wanita-yang-membawa-anak/

    Publish date : 2020-03-10

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.