Cek Fakta
    Facebook Twitter Instagram
    Cek Fakta
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    Wednesday, November 8
    • Playbook
    • Tentang Kami
    • Media
    • Kontak
    • Prebunking
    • LMS
    • FAQ
    Facebook Twitter Instagram Youtube
    CekFakta
    Banner
    • Home
    • Terbaru
    • Kegiatan
    • Debat Pilpres 2024
    • Pilkada 2024
    • Hasil Riset
      • Penelitian
      • Buku
      • Modul Ajar
      • Policy Brief
    CekFakta
    You are at:Home»Fabricated Content»[SALAH] Tes Sederhana Untuk Mengenal Virus Corona Hanya Dalam Sepuluh Detik
    Fabricated Content

    [SALAH] Tes Sederhana Untuk Mengenal Virus Corona Hanya Dalam Sepuluh Detik

    Jane DoePublish date2020-03-03
    Share
    Facebook

    Berita

    Beredar informasi mengenai tes sederhana untuk mengenal virus Corona dalam waktu sepuluh detik. Dalam informasi yang beredar melalui Whatsapp itu disebutkan tes sederhana itu berasal dari dokter Jepang. Berikut kutipan narasinya:

    “Segera mendesak:

    Tes sederhana untuk mengenal Virus Corona hanya dalam sepuluh detik tanpa urusan ke Dokter atau Laboratorium, yang belum diketahui siapa pun!

    Awalnya Corona mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi hingga 28 hari setelah gejala COVID 19 muncul.

    Dokter Jepang menawarkan tes sederhana yang bisa kita lakukan setiap pagi! Ambil napas dalam-dalam dan tahan napas selama lebih dari 10 detik! Jika Anda berhasil mengeluarkan napas tanpa batuk, tidak nyaman, lelah, dan kaku di dada, ini membukti kan bahwa tidak ada Fibrosis di paru-paru dan itu sebenarnya menunjukkan bahwa tidak ada virus!

    Anda juga perlu memastikan mulut dan tenggorokan Anda lembab dan tidak kering! Minumlah secangkir air setidaknya sekali setiap 15 menit karena meskipun Virus masuk ke mulut Anda, cairan yang Anda makan secara teratur dapat ditransfer ke perut, dan keasaman lambung akan membunuh virus!

    Tolong jangan menjadi penonton dan kirimkan ke semua kontak dan grup Anda!, Tks.”
    "Apa benar test bebas corona dengan tarik napas 10 detik"
    "Apa benar test bebas corona dengan tarik napas 10 detik"

    DR. Berlian Siagian
    Test Bebas Corona Setiap Pagi: Murah, Sederhana, dan Praktis!

    Awalnya infeksi virus Corona mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi. Gejala klinis baru terlihat antara 7 - 28 hari setelah infeksi.

    Test yang murah, sederhana, dan praktis untuk mengenal infeksi virus Corona hanya dalam 30 detik tanpa kunjungan ke dokter atau pemeriksaan laboratorium sangat kita perlukan.

    Anda dapat melakukannya sendiri!

    Perhatikan cara berikut ini:

    Ambil napas dalam-dalam dan tahan napas selama lebih dari 10 detik! Jika setelah menahan nafas anda berhasil mengeluarkan napas pelan2 tanpa batuk, rasa tidak nyaman, lelah, dan kaku di dada, ini membuktikan bahwa tidak ada fibrosis di paru-paru anda, dan itu sebenarnya menunjukkan bahwa tidak ada virus apapun didalam paru2 anda!

    Anda juga perlu memastikan mulut dan tenggorokan anda lembab dan tidak kering! Minumlah beberapa teguk air hangat setidaknya sekali setiap 30 menit.

    Seandainya ada virus Corona telah masuk kedalam mulut anda, air hangat yang anda minum secara teratur dapat masuk kedalam perut, dimana keasaman lambung akan langsung membunuh virus Corona!

    Mari jangan menjadi penonton dan sampaikan ke semua teman, kenalan, saudara yang anda kenal.

    Tidak perlu minta ijin untuk membagikan status ini.

    apakah benar tes sederhana covid 10 detik?

    HASIL CEK FAKTA

    Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut sudah dibantah oleh pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Ketua Umum Pengurus Besar IDI, Daeng M Faqih mengatakan, informasi tersebut tidak benar dan tidak berdasar. "Iya (tidak benar), tidak ada dasar," kata Faqih.

    Menurut Faqih, tes deteksi virus corona yang ada di Indonesia dan sudah diakreditasi oleh WHO adalah tes PCR Litbangkes.

    "Yang ada di Indonesia dan sudah diakreditasi WHO adalah Litbangkes tes PCR," jelasnya.

    Seperti diketahui, tes PCR telah dilakukan Litbangkes sejak 1 Februari 2020 lalu. Hasil dari tes tersebut dapat diketahui dalam waktu kurang dari 12 jam sejak sampel diterima.

    Terkait adanya dua kasus pertama virus corona dikonfirmasi di Indonesia, Faqih menyebutkan bahwa PB IDI akan mengirimkan seruan ke semua dokter, IDI cabang, dan IDI wilayah.

    Di antara imbauan IDI adalah mengaktifkan satuan tugas kesiapsiagaan IDI.

    IDI juga akan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh elemen dokter di daerah masing-masing.

    "Segera melakukan rapat koordinasi dengan seluruh elemen dokter di daerah masing-masing baik yang bekerja di rumah sakit, puskesmas, klinik swasta maupun praktek pribadi," kata Faqih.

    "Senantiasa menjaga kebersihan dan kesehatan, menjaga daya tahan tubuh, istirahat cukup, asupan gizi yang baik dan selalu memakai alat pelindung diri saat memberikan pelayanan terhadap pasien," sambungnya.

    KESIMPULAN

    Berdasarkan hal tersebut maka informasi yang beredar tidak benar. Oleh sebab itu, konten informasi tersebut masuk ke dalam Fabricated Content atau Konten Palsu.

    Rujukan

    https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/1125992764399924/

    https://turnbackhoax.id/2020/03/03/salah-tes-sederhana-untuk-mengenal-virus-corona-hanya-dalam-sepuluh-detik/

    https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/02/191605365/hoaks-tes-sederhana-deteksi-diri-virus-corona-hanya-dalam-sepuluh-detik?page=all#page3

    https://sumsel.tribunnews.com/2020/03/02/hoaks-tes-sederhana-untuk-mengenal-virus-corona-hanya-dalam-sepuluh-detik-tersebar-di-whatsapp?page=all

    https://pontianak.tribunnews.com/2020/03/02/cek-fakta-tes-sederhana-deteksi-virus-corona-dalam-10-detik-tanpa-ke-dokter-atau-laboratorium?page=all

    Publish date : 2020-03-03

    Update Terbaru

    Sidebar Ad
    Update Terbaru
    About
    About

    CekFakta.com adalah sebuah sebuah proyek kolaboratif pengecekan fakta yang diinisiasi Mafindo (Masyarakat Antifitnah Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Independen) dan AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia).

    Kolaborasi ini diluncurkan di ‘Trusted Media Summit 2018’ pada Sabtu, 5 Mei 2018 di Jakarta dengan melibatkan puluhan media online di Indonesia serta jejaring ratusan pemeriksa fakta di seluruh Indonesia.

    Facebook Twitter Instagram YouTube
    Informasi
    • Cekfakta.com
    • info@cekfakta.com
    • Whatsapp di 082176503669
    Copyright © 2023. Designed by Cek Fakta.
    • About
    • LMS
    • Contact

    Type Pencarian Judul Enter to search. Press Esc to cancel.